﴾
An Nisaa 4:45
﴿
Dan Allah lebih mengetahui (dari pada kamu) tentang musuh-musuhmu. Dan cukuplah Allah menjadi Pelindung (bagimu). Dan cukuplah Allah menjadi Penolong (bagimu).
|
dan Allah
وَاللَّـهُ
lebih mengetahui
أَعْلَمُ
dengan/tentang musuh-musuhmu
بِأَعْدَآئِكُمْ
ۚ
dan cukuplah
وَكَفَىٰ
dengan Allah
بِاللَّـهِ
(menjadi) pelindung
وَلِيًّا
dan cukuplah
وَكَفَىٰ
dengan Allah
بِاللَّـهِ
(menjadi) penolong
نَصِيرًا
﴿٤٥﴾
|
﴾
An Nisaa 4:46
﴿
Yaitu orang-orang Yahudi, mereka mengubah perkataan dari tempat-tempatnya. Mereka berkata: Kami mendengar, tetapi kami tidak mau menurutinya. Dan (mereka mengatakan pula): Dengarlah sedang kamu sebenarnya tidak mendengar apa-apa. Dan (mereka mengatakan): Raa'ina, dengan memutar-mutar lidahnya dan mencela agama. Sekiranya mereka mengatakan: Kami mendengar dan menurut, dan dengarlah, dan perhatikanlah kami, tentulah itu lebih baik bagi mereka dan lebih tepat, akan tetapi Allah mengutuk mereka, karena kekafiran mereka. Mereka tidak beriman kecuali iman yang sangat tipis.
|
dari
مِّنَ
orang-orang yang
الَّذِينَ
Yahudi
هَادُوا۟
mereka merubah
يُحَرِّفُونَ
perkataan
الْكَلِمَ
dari
عَن
tempat-tempatnya
مَّوَاضِعِهِۦ
dan mereka berkata
وَيَقُولُونَ
kami mendengar
سَمِعْنَا
dan/tetapi kami mendurhakai
وَعَصَيْنَا
dan dengarlah
وَاسْمَعْ
tidak/bukan
غَيْرَ
mendengar
مُسْمَعٍ
dan peliharalah kami
وَرٰعِنَا
memutar-mutar
لَيًّۢا
dengan lidah mereka
بِأَلْسِنَتِهِمْ
dan mencela
وَطَعْنًا
dalam
فِى
agama
الدِّينِ
ۚ
dan sekiranya
وَلَوْ
bahwasanya mereka
أَنَّهُمْ
(mereka) berkata
قَالُوا۟
kami mendengar
سَمِعْنَا
dan kami mentaati
وَأَطَعْنَا
dan dengarkan
وَاسْمَعْ
dan perhatikanlah kami
وَانظُرْنَا
tentu itu adalah
لَكَانَ
lebih baik
خَيْرًا
bagi mereka
لَّهُمْ
dan lebih tepat
وَأَقْوَمَ
akan tetapi
وَلٰكِن
mengutuk mereka
لَّعَنَهُمُ
Allah
اللَّـهُ
dengan/karena kekafiran mereka
بِكُفْرِهِمْ
maka tidak
فَلَا
mereka beriman
يُؤْمِنُونَ
kecuali
إِلَّا
sedikit
قَلِيلًا
﴿٤٦﴾
|
﴾
An Nisaa 4:47
﴿
Hai orang-orang yang telah diberi Al Kitab, berimanlah kamu kepada apa yang telah Kami turunkan (Al Quran) yang membenarkan Kitab yang ada pada kamu sebelum Kami mengubah muka(mu), lalu Kami putarkan ke belakang atau Kami kutuki mereka sebagaimana Kami telah mengutuki orang-orang (yang berbuat maksiat) pada hari Sabtu. Dan ketetapan Allah pasti berlaku.
|
wahai
يٰٓأَيُّهَا
orang-orang yang
الَّذِينَ
(mereka) diberi
أُوتُوا۟
Al Kitab
الْكِتٰبَ
berimanlah kamu
ءَامِنُوا۟
dengan apa
بِمَا
Kami turunkan
نَزَّلْنَا
yang membenarkan
مُصَدِّقًا
bagi apa (Kitab)
لِّمَا
bersamamu/ada padamu
مَعَكُم
dari
مِّن
sebelum
قَبْلِ
bahwa
أَن
Kami merubah
نَّطْمِسَ
muka-muka
وُجُوهًا
maka/lalu Kami putarkannya
فَنَرُدَّهَا
atas
عَلَىٰٓ
belakangnya
أَدْبَارِهَآ
atau
أَوْ
Kami kutuk mereka
نَلْعَنَهُمْ
sebagaimana
كَمَا
Kami mengutuki
لَعَنَّآ
orang-orang
أَصْحٰبَ
hari Sabtu
السَّبْتِ
ۚ
dan adalah
وَكَانَ
ketetapan
أَمْرُ
Allah
اللَّـهِ
berlaku
مَفْعُولًا
﴿٤٧﴾
|
﴾
An Nisaa 4:48
﴿
Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.
|
sesungguhnya
إِنَّ
Allah
اللَّـهَ
tidak
لَا
mengampuni mereka
يَغْفِرُ
bahwa
أَن
dipersekutukan
يُشْرَكَ
denganNya
بِهِۦ
dan Dia mengampuni
وَيَغْفِرُ
apa
مَا
selain
دُونَ
demikian/itu
ذٰلِكَ
bagi siapa
لِمَن
Dia kehendaki
يَشَآءُ
ۚ
dan barang siapa
وَمَن
mempersekutukan
يُشْرِكْ
dengan Allah
بِاللَّـهِ
maka sungguh
فَقَدِ
ia telah berbuat
افْتَرَىٰٓ
dosa
إِثْمًا
besar
عَظِيمًا
﴿٤٨﴾
|
﴾
An Nisaa 4:49
﴿
Apakah kamu tidak memperhatikan orang yang menganggap dirinya bersih?. Sebenarnya Allah membersihkan siapa yang dikehendaki-Nya dan mereka tidak aniaya sedikitpun.
|
tidaklah
أَلَمْ
kamu perhatikan
تَرَ
kepada
إِلَى
orang-orang yang
الَّذِينَ
(mereka) membersihkan
يُزَكُّونَ
diri mereka
أَنفُسَهُم
ۚ
akan tetapi
بَلِ
Allah
اللَّـهُ
Dia membersihkan
يُزَكِّى
siapa
مَن
Dia kehendaki
يَشَآءُ
dan tidak
وَلَا
mereka dianiaya
يُظْلَمُونَ
sedikitpun
فَتِيلًا
﴿٤٩﴾
|
﴾
An Nisaa 4:50
﴿
Perhatikanlah, betapakah mereka mengada-adakan dusta terhadap Allah? Dan cukuplah perbuatan itu menjadi dosa yang nyata (bagi mereka).
|
perhatikanlah
انظُرْ
bagaimana
كَيْفَ
mereka mengada-adakan
يَفْتَرُونَ
atas/terhadap
عَلَى
Allah
اللَّـهِ
dusta
الْكَذِبَ
ۖ
dan cukuplah
وَكَفَىٰ
dengannya/perbuatan itu
بِهِۦٓ
dosa
إِثْمًا
nyata
مُّبِينًا
﴿٥٠﴾
|
﴾
An Nisaa 4:51
﴿
Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang diberi bahagian dari Al kitab? Mereka percaya kepada jibt dan thaghut, dan mengatakan kepada orang-orang Kafir (musyrik Mekah), bahwa mereka itu lebih benar jalannya dari orang-orang yang beriman.
|
apakah tidak
أَلَمْ
kamu perhatikan
تَرَ
kepada
إِلَى
orang-orang yang
الَّذِينَ
(mereka) diberi
أُوتُوا۟
bagian
نَصِيبًا
dari
مِّنَ
Al Kitab
الْكِتٰبِ
mereka beriman
يُؤْمِنُونَ
dengan/kepada Jibti
بِالْجِبْتِ
dan Tagut
وَالطّٰغُوتِ
dan mereka mengatakan
وَيَقُولُونَ
kepada orang-orang yang
لِلَّذِينَ
(mereka) kafir
كَفَرُوا۟
mereka itu
هٰٓؤُلَآءِ
lebih mendapat petunjuk
أَهْدَىٰ
dari
مِنَ
orang-orang yang
الَّذِينَ
beriman
ءَامَنُوا۟
jalan
سَبِيلًا
﴿٥١﴾
|