Data yang ditemukan : 6236
Halaman : 136 Dari 624
Hasil Ke:1351 s/d 1360
|
﴾
At Taubah:116
﴿
Sesungguhnya kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi. Dia menghidupkan dan mematikan. Dan sekali-kali tidak ada pelindung dan penolong bagimu selain Allah.
|
sesungguhnya
إِنَّ
Allah
اللَّـهَ
bagi/kepunyaan-Nya
لَهُۥ
kerajaan
مُلْكُ
langit
السَّمٰوٰتِ
dan bumi
وَالْأَرْضِ
ۖ
Dia hidupkan
يُحْىِۦ
dan Dia mematikan
وَيُمِيتُ
ۚ
dan tidak
وَمَا
bagimu
لَكُم
dari
مِّن
selain
دُونِ
Allah
اللَّـهِ
dari
مِن
pelindung
وَلِىٍّ
dan tidak
وَلَا
penolong
نَصِيرٍ
﴿١١٦﴾
|
﴾
At Taubah:117
﴿
Sesungguhnya Allah telah menerima taubat Nabi, orang-orang muhajirin dan orang-orang anshar yang mengikuti Nabi dalam masa kesulitan, setelah hati segolongan dari mereka hampir berpaling, kemudian Allah menerima taubat mereka itu. Sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada mereka,
|
sesungguhnya
لَّقَد
telah menerima taubat
تَّابَ
Allah
اللَّـهُ
atas
عَلَى
Nabi
النَّبِىِّ
dan orang-orang Muhajirin
وَالْمُهٰجِرِينَ
dan orang-orang Anshor
وَالْأَنصَارِ
orang-orang yang
الَّذِينَ
(mereka) mengikutinya
اتَّبَعُوهُ
dalam
فِى
waktu/masa
سَاعَةِ
kesulitan
الْعُسْرَةِ
dari
مِنۢ
sesudah
بَعْدِ
apa
مَا
hampir-hampir
كَادَ
berpaling
يَزِيغُ
hati
قُلُوبُ
segolongan
فَرِيقٍ
dari mereka
مِّنْهُمْ
kemudian
ثُمَّ
Dia menerima taubat
تَابَ
atas mereka
عَلَيْهِمْ
ۚ
sesungguhnya Dia
إِنَّهُۥ
dengan/kepada mereka
بِهِمْ
Maha Pengasih
رَءُوفٌ
Maha Penyayang
رَّحِيمٌ
﴿١١٧﴾
|
﴾
At Taubah:118
﴿
dan terhadap tiga orang yang ditangguhkan (penerimaan taubat) mereka, hingga apabila bumi telah menjadi sempit bagi mereka, padahal bumi itu luas dan jiwa merekapun telah sempit (pula terasa) oleh mereka, serta mereka telah mengetahui bahwa tidak ada tempat lari dari (siksa) Allah, melainkan kepada-Nya saja. Kemudian Allah menerima taubat mereka agar mereka tetap dalam taubatnya. Sesungguhnya Allah-lah Yang maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.
|
dan atas
وَعَلَى
tiga
الثَّلٰثَةِ
orang-orang yang
الَّذِينَ
(mereka) ditinggalkan
خُلِّفُوا۟
sehingga
حَتَّىٰٓ
apabila
إِذَا
terasa sempit
ضَاقَتْ
atas mereka
عَلَيْهِمُ
bumi
الْأَرْضُ
dengan apa/padahal
بِمَا
luas
رَحُبَتْ
dan terasa sempit
وَضَاقَتْ
atas mereka
عَلَيْهِمْ
jiwa mereka
أَنفُسُهُمْ
dan mereka mengira
وَظَنُّوٓا۟
bahwa
أَن
tidak ada
لَّا
tempat lari
مَلْجَأَ
dari
مِنَ
Allah
اللَّـهِ
kecuali/melainkan
إِلَّآ
kepada-Nya
إِلَيْهِ
kemudian
ثُمَّ
Dia menerima taubat
تَابَ
atas mereka
عَلَيْهِمْ
agar mereka bertaubat
لِيَتُوبُوٓا۟
ۚ
sesungguhnya
إِنَّ
Allah
اللَّـهَ
Dia
هُوَ
Maha Penerima taubat
التَّوَّابُ
Maha Penyayang
الرَّحِيمُ
﴿١١٨﴾
|
﴾
At Taubah:119
﴿
Hai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar.
|
wahai
يٰٓأَيُّهَا
orang-orang yang
الَّذِينَ
beriman
ءَامَنُوا۟
bertakwalah
اتَّقُوا۟
Allah
اللَّـهَ
dan jadilah kamu
وَكُونُوا۟
bersama
مَعَ
orang-orang yang benar
الصّٰدِقِينَ
﴿١١٩﴾
|
﴾
At Taubah:120
﴿
Tidaklah sepatutnya bagi penduduk Madinah dan orang-orang Arab Badwi yang berdiam di sekitar mereka, tidak turut menyertai Rasulullah (berperang) dan tidak patut (pula) bagi mereka lebih mencintai diri mereka daripada mencintai diri Rasul. Yang demikian itu ialah karena mereka tidak ditimpa kehausan, kepayahan dan kelaparan pada jalan Allah, dan tidak (pula) menginjak suatu tempat yang membangkitkan amarah orang-orang kafir, dan tidak menimpakan sesuatu bencana kepada musuh, melainkan dituliskanlah bagi mereka dengan yang demikian itu suatu amal saleh. Sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat baik,
|
tidak
مَا
ada/patut
كَانَ
bagi penduduk
لِأَهْلِ
Madinah
الْمَدِينَةِ
dan orang-orang
وَمَنْ
disekitar mereka
حَوْلَهُم
dari
مِّنَ
orang-orang Arab dusun
الْأَعْرَابِ
bahwa
أَن
mereka tinggal dibelakang
يَتَخَلَّفُوا۟
dari/dengan
عَن
Rasul
رَّسُولِ
Allah
اللَّـهِ
dan tidak
وَلَا
mereka lebih mencintai
يَرْغَبُوا۟
dengan diri mereka
بِأَنفُسِهِمْ
dari
عَن
dirinya (Rasul)
نَّفْسِهِۦ
ۚ
demikian itu
ذٰلِكَ
karena sesungguhnya mereka
بِأَنَّهُمْ
tidak
لَا
menimpa mereka
يُصِيبُهُمْ
kehausan
ظَمَأٌ
dan tidak
وَلَا
kepayahan
نَصَبٌ
dan tidak
وَلَا
kelaparan
مَخْمَصَةٌ
di
فِى
jalan
سَبِيلِ
Allah
اللَّـهِ
dan tidak
وَلَا
mereka menginjak
يَطَـُٔونَ
suatu tempat
مَوْطِئًا
menimbulkan amarah
يَغِيظُ
orang-orang kafir
الْكُفَّارَ
dan tidak
وَلَا
mereka mendapat
يَنَالُونَ
dari
مِنْ
musuh
عَدُوٍّ
pendapatan (bahaya)
نَّيْلًا
melainkan
إِلَّا
ditulis
كُتِبَ
bagi mereka
لَهُم
dengannya
بِهِۦ
amal
عَمَلٌ
sholeh
صٰلِحٌ
ۚ
sesungguhnya
إِنَّ
Allah
اللَّـهَ
tidak
لَا
menyia-nyiakan
يُضِيعُ
pahala
أَجْرَ
orang-orang yang berbuat baik
الْمُحْسِنِينَ
﴿١٢٠﴾
|
﴾
At Taubah:121
﴿
dan mereka tiada menafkahkan suatu nafkah yang kecil dan tidak (pula) yang besar dan tidak melintasi suatu lembah, melainkan dituliskan bagi mereka (amal saleh pula) karena Allah akan memberi balasan kepada mereka yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.
|
dan tidak
وَلَا
mereka menafkahkan
يُنفِقُونَ
suatu nafkah
نَفَقَةً
kecil
صَغِيرَةً
dan tidak
وَلَا
besar
كَبِيرَةً
dan tidak
وَلَا
mereka memotong/melintasi
يَقْطَعُونَ
suatu lembah
وَادِيًا
melainkan
إِلَّا
dituliskan
كُتِبَ
bagi mereka
لَهُمْ
karena akan memberi balasan kepada mereka
لِيَجْزِيَهُمُ
Allah
اللَّـهُ
lebih baik
أَحْسَنَ
apa
مَا
mereka adalah
كَانُوا۟
mereka kerjakan
يَعْمَلُونَ
﴿١٢١﴾
|
﴾
At Taubah:122
﴿
Tidak sepatutnya bagi mukminin itu pergi semuanya (ke medan perang). Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya.
|
۞
dan tidak
وَمَا
ada/patut
كَانَ
orang-orang mukmin
الْمُؤْمِنُونَ
untuk mereka pergi
لِيَنفِرُوا۟
seluruhnya/semuanya
كَآفَّةً
ۚ
maka mengapa tidak
فَلَوْلَا
keluar/pergi
نَفَرَ
dari
مِن
setiap
كُلِّ
golongan
فِرْقَةٍ
diantara mereka
مِّنْهُمْ
kelompok/beberapa orang
طَآئِفَةٌ
untuk mereka memperdalam
لِّيَتَفَقَّهُوا۟
didalam/tentang
فِى
agama
الدِّينِ
dan untuk memperingatkan
وَلِيُنذِرُوا۟
kaumnya
قَوْمَهُمْ
apabila
إِذَا
mereka kembali
رَجَعُوٓا۟
kepada mereka
إِلَيْهِمْ
supaya mereka
لَعَلَّهُمْ
mereka menjaga diri/hati-hati
يَحْذَرُونَ
﴿١٢٢﴾
|
﴾
At Taubah:123
﴿
Hai orang-orang yang beriman, perangilah orang-orang kafir yang di sekitar kamu itu, dan hendaklah mereka menemui kekerasan daripadamu, dan ketahuilah, bahwasanya Allah bersama orang-orang yang bertakwa.
|
wahai
يٰٓأَيُّهَا
orang-orang yang
الَّذِينَ
beriman
ءَامَنُوا۟
perangilah
قٰتِلُوا۟
orang-orang yang
الَّذِينَ
(mereka) mengelilingimu/sekitar kamu
يَلُونَكُم
dari
مِّنَ
orang-orang kafir
الْكُفَّارِ
dan agar mereka mendapati/menemui
وَلْيَجِدُوا۟
pada kamu
فِيكُمْ
kekuatan/kekerasan
غِلْظَةً
ۚ
dan ketahuilah
وَاعْلَمُوٓا۟
bahwasanya
أَنَّ
Allah
اللَّـهَ
bersama
مَعَ
orang-orang yang bertakwa
الْمُتَّقِينَ
﴿١٢٣﴾
|
﴾
At Taubah:124
﴿
Dan apabila diturunkan suatu surat, maka di antara mereka (orang-orang munafik) ada yang berkata: Siapakah di antara kamu yang bertambah imannya dengan (turannya) surat ini? Adapun orang-orang yang beriman, maka surat ini menambah imannya, dan mereka merasa gembira.
|
dan apabila
وَإِذَا
apa
مَآ
diturunkan
أُنزِلَتْ
suatu surat
سُورَةٌ
maka diantara mereka
فَمِنْهُم
orang
مَّن
ia berkata
يَقُولُ
siapa diantara kamu
أَيُّكُمْ
bertambah ia
زَادَتْهُ
ini (surat)
هٰذِهِۦٓ
keimanan
إِيمٰنًا
ۚ
maka adapun
فَأَمَّا
orang-orang yang
الَّذِينَ
beriman
ءَامَنُوا۟
maka menambah mereka
فَزَادَتْهُمْ
keimanan
إِيمٰنًا
dan mereka
وَهُمْ
mereka merasa gembira
يَسْتَبْشِرُونَ
﴿١٢٤﴾
|
﴾
At Taubah:125
﴿
Dan adapun orang-orang yang di dalam hati mereka ada penyakit, maka dengan surat itu bertambah kekafiran mereka, disamping kekafirannya (yang telah ada) dan mereka mati dalam keadaan kafir.
|
dan adapun
وَأَمَّا
orang-orang yang
الَّذِينَ
didalam
فِى
hati mereka
قُلُوبِهِم
penyakit
مَّرَضٌ
maka menambah mereka
فَزَادَتْهُمْ
kotor
رِجْسًا
pada/disamping
إِلَىٰ
kekotoran mereka
رِجْسِهِمْ
dan mereka mati
وَمَاتُوا۟
dan mereka
وَهُمْ
dalam keadaan kafir
كٰفِرُونَ
﴿١٢٥﴾
|