Data yang ditemukan : 6236
Halaman : 148 Dari 624
Hasil Ke:1471 s/d 1480
|
﴾
Yunus:107
﴿
Jika Allah menimpakan sesuatu kemudharatan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu, maka tak ada yang dapat menolak kurnia-Nya. Dia memberikan kebaikan itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
|
dan jika
وَإِن
menimpakan kepadamu
يَمْسَسْكَ
Allah
اللَّـهُ
kemudharatan
بِضُرٍّ
maka tidak
فَلَا
mengangkat/menghilangkan
كَاشِفَ
baginya
لَهُۥٓ
kecuali
إِلَّا
Dia
هُوَ
ۖ
dan jika
وَإِن
Dia menghendaki padamu
يُرِدْكَ
dengan kebaikan
بِخَيْرٍ
maka tidak ada
فَلَا
menolak
رَآدَّ
bagi karuniaNya
لِفَضْلِهِۦ
ۚ
Dia kenakan berikan
يُصِيبُ
dengannya
بِهِۦ
siapa
مَن
Dia kehendaki
يَشَآءُ
dari
مِنْ
hamba-hambaNya
عِبَادِهِۦ
ۚ
dan Dia
وَهُوَ
Maha Pengampun
الْغَفُورُ
Maha Penyayang
الرَّحِيمُ
﴿١٠٧﴾
|
﴾
Yunus:108
﴿
Katakanlah: Hai manusia, sesungguhnya teIah datang kepadamu kebenaran (Al Quran) dari Tuhanmu, sebab itu barangsiapa yang mendapat petunjuk maka sesungguhnya (petunjuk itu) untuk kebaikan dirinya sendiri. Dan barangsiapa yang sesat, maka sesungguhnya kesesatannya itu mencelakakan dirinya sendiri. Dan aku bukanlah seorang penjaga terhadap dirimu.
|
katakanlah
قُلْ
wahai
يٰٓأَيُّهَا
manusia
النَّاسُ
sesungguhnya
قَدْ
telah datang kepadamu
جَآءَكُمُ
kebenaran
الْحَقُّ
dari
مِن
Tuhanmu
رَّبِّكُمْ
ۖ
maka barang siapa
فَمَنِ
mendapat petunjuk
اهْتَدَىٰ
maka sesungguhnya hanyalah
فَإِنَّمَا
memberi petunjuk
يَهْتَدِى
bagi dirinya sendiri
لِنَفْسِهِۦ
ۖ
dan barang siapa
وَمَن
sesat
ضَلَّ
maka sesungguhnya hanyalah
فَإِنَّمَا
menyesatkan
يَضِلُّ
atasnya/dirinya sendiri
عَلَيْهَا
ۖ
dan tidak/bukan
وَمَآ
aku
أَنَا۠
atas/terhadap dirimu
عَلَيْكُم
penjaga
بِوَكِيلٍ
﴿١٠٨﴾
|
﴾
Yunus:109
﴿
Dan ikutilah apa yang diwahyukan kepadamu, dan bersabarlah hingga Allah memberi keputusan dan Dia adalah Hakim yang sebaik-baiknya.
|
dan ikutilah
وَاتَّبِعْ
apa
مَا
diwahyukan
يُوحَىٰٓ
kepadamu
إِلَيْكَ
dan bersabarlah
وَاصْبِرْ
sehingga/sampai
حَتَّىٰ
memberi keputusan
يَحْكُمَ
Allah
اللَّـهُ
ۚ
dan Dia
وَهُوَ
sebaik-baik
خَيْرُ
para hakim
الْحٰكِمِينَ
﴿١٠٩﴾
|
﴾
Huud:1
﴿
Alif laam raa, (inilah) suatu kitab yang ayat-ayatnya disusun dengan rapi serta dijelaskan secara terperinci, yang diturunkan dari sisi (Allah) Yang Maha Bijaksana lagi Maha Tahu,
|
Alif Lam Ra
الٓر
ۚ
kitab
كِتٰبٌ
disusun dengan rapi
أُحْكِمَتْ
ayat-ayatnya
ءَايٰتُهُۥ
kemudian
ثُمَّ
dijelaskan terperinci
فُصِّلَتْ
dari
مِن
sisi
لَّدُنْ
Maha Bijaksana
حَكِيمٍ
Maha Mengetahui
خَبِيرٍ
﴿١﴾
|
﴾
Huud:2
﴿
agar kamu tidak menyembah selain Allah. Sesungguhnya aku (Muhammad) adalah pemberi peringatan dan pembawa khabar gembira kepadamu daripada-Nya,
|
agar tidak
أَلَّا
kamu menyembah
تَعْبُدُوٓا۟
kecuali/selain
إِلَّا
Allah
اللَّـهَ
ۚ
sesungguhnya aku
إِنَّنِى
kepadamu
لَكُم
daripadaNya
مِّنْهُ
pemberi peringatan
نَذِيرٌ
dan pembawa kabar gembira
وَبَشِيرٌ
﴿٢﴾
|
﴾
Huud:3
﴿
dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat kepada-Nya. (Jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu sampai kepada waktu yang telah ditentukan dan Dia akan memberikan kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya. Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa hari kiamat.
|
dan hendaklah
وَأَنِ
kamu memohon ampun
اسْتَغْفِرُوا۟
Tuhanmu
رَبَّكُمْ
kemudian
ثُمَّ
bertaubatlah kamu
تُوبُوٓا۟
kepadaNya
إِلَيْهِ
Dia akan memberi kenikmatan kepadamu
يُمَتِّعْكُم
kenikmatan/kesenangan
مَّتٰعًا
yang baik
حَسَنًا
sampai
إِلَىٰٓ
waktu
أَجَلٍ
tertentu
مُّسَمًّى
dan Dia akan memberikan
وَيُؤْتِ
setiap
كُلَّ
mempunyai
ذِى
keutamaan
فَضْلٍ
karunia-Nya
فَضْلَهُۥ
ۖ
dan jika
وَإِن
kamu berpaling
تَوَلَّوْا۟
maka sesungguhnya aku
فَإِنِّىٓ
aku takut
أَخَافُ
atasmu/menimpamu
عَلَيْكُمْ
siksaan
عَذَابَ
hari
يَوْمٍ
besar/kiamat
كَبِيرٍ
﴿٣﴾
|
﴾
Huud:4
﴿
Kepada Allah-lah kembalimu, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.
|
kepada
إِلَى
Allah
اللَّـهِ
tempat kembalimu
مَرْجِعُكُمْ
ۖ
dan Dia
وَهُوَ
atas
عَلَىٰ
segala
كُلِّ
sesuatu
شَىْءٍ
Maha Kuasa
قَدِيرٌ
﴿٤﴾
|
﴾
Huud:5
﴿
Ingatlah, sesungguhnya (orang munafik itu) memalingkan dada mereka untuk menyembunyikan diri daripadanya (Muhammad). Ingatlah, di waktu mereka menyelimuti dirinya dengan kain, Allah mengetahui apa yang mereka sembunyikan dan apa yang mereka lahirkan, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala isi hati.
|
ingatlah
أَلَآ
sesungguhnya mereka
إِنَّهُمْ
mereka membusungkan
يَثْنُونَ
dada mereka
صُدُورَهُمْ
untuk menyembunyikan diri
لِيَسْتَخْفُوا۟
daripadanya
مِنْهُ
ۚ
ingatlah
أَلَا
di waktu
حِينَ
mereka menyelimuti diri
يَسْتَغْشُونَ
pakaian mereka
ثِيَابَهُمْ
(Allah) mengetahui
يَعْلَمُ
apa
مَا
mereka sembunyikan
يُسِرُّونَ
dan apa
وَمَا
mereka lahirkan
يُعْلِنُونَ
ۚ
sesungguhnya Dia/Allah
إِنَّهُۥ
Maha Mengetahui
عَلِيمٌۢ
dengan yang ada/isi
بِذَاتِ
dada/hati
الصُّدُورِ
﴿٥﴾
|
﴾
Huud:6
﴿
Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh).
|
۞
dan tidak ada
وَمَا
dari
مِن
binatang melata
دَآبَّةٍ
di
فِى
bumi
الْأَرْضِ
melainkan
إِلَّا
atas
عَلَى
Allah
اللَّـهِ
rezkinya
رِزْقُهَا
dan Dia mengetahui
وَيَعْلَمُ
tempat berdiamnya
مُسْتَقَرَّهَا
dan tempat penyimpanannya
وَمُسْتَوْدَعَهَا
ۚ
semuanya
كُلٌّ
didalam
فِى
Kitab
كِتٰبٍ
nyata
مُّبِينٍ
﴿٦﴾
|
﴾
Huud:7
﴿
Dan Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, dan adalah singgasana-Nya (sebelum itu) di atas air, agar Dia menguji siapakah di antara kamu yang lebih baik amalnya, dan jika kamu berkata (kepada penduduk Mekah): Sesungguhnya kamu akan dibangkitkan sesudah mati, niscaya orang-orang yang kafir itu akan berkata: Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata.
|
dan Dia
وَهُوَ
yang
الَّذِى
menciptakan
خَلَقَ
langit
السَّمٰوٰتِ
dan bumi
وَالْأَرْضَ
dalam
فِى
enam
سِتَّةِ
masa/hari
أَيَّامٍ
dan adalah
وَكَانَ
singgasana-Nya
عَرْشُهُۥ
di atas
عَلَى
air
الْمَآءِ
karena Dia hendak mengujimu
لِيَبْلُوَكُمْ
siapa diantara kamu
أَيُّكُمْ
lebih baik
أَحْسَنُ
amalnya
عَمَلًا
ۗ
dan jika
وَلَئِن
kamu berkata
قُلْتَ
sesungguhnya kamu
إِنَّكُم
orang yang dibangkitkan
مَّبْعُوثُونَ
dari
مِنۢ
sesudah
بَعْدِ
mati
الْمَوْتِ
niscaya akan berkata
لَيَقُولَنَّ
orang-orang yang
الَّذِينَ
(mereka) kafir
كَفَرُوٓا۟
tidak lain
إِنْ
ini
هٰذَآ
hanyalah
إِلَّا
sihir
سِحْرٌ
nyata
مُّبِينٌ
﴿٧﴾
|