Data yang ditemukan : 6236
Halaman : 260 Dari 624
Hasil Ke:2591 s/d 2600
|
﴾
Al Anbiyaa:108
﴿
Katakanlah: Sesungguhnya yang diwahyukan kepadaku adalah: Bahwasanya Tuhanmu adalah Tuhan Yang Esa. maka hendaklah kamu berserah diri (kepada-Nya).
|
katakanlah
قُلْ
sesungguhnya hanyalah
إِنَّمَا
diwahyukan
يُوحَىٰٓ
kepadaku
إِلَىَّ
sesungguhnya hanyalah
أَنَّمَآ
Tuhanmu
إِلٰهُكُمْ
Tuhan
إِلٰهٌ
satu/Esa
وٰحِدٌ
ۖ
maka apakah
فَهَلْ
kamu
أَنتُم
berserah diri
مُّسْلِمُونَ
﴿١٠٨﴾
|
﴾
Al Anbiyaa:109
﴿
Jika mereka berpaling, maka katakanlah: Aku telah menyampaikan kepada kamu sekalian (ajaran) yang sama (antara kita) dan aku tidak mengetahui apakah yang diancamkan kepadamu itu sudah dekat atau masih jauh?.
|
maka jika
فَإِن
mereka berpaling
تَوَلَّوْا۟
maka katakanlah
فَقُلْ
aku telah memaklumkan kepadamu
ءَاذَنتُكُمْ
atas
عَلَىٰ
yang sama/terus-terang
سَوَآءٍ
ۖ
dan aku
وَإِنْ
tidak mengetahui
أَدْرِىٓ
apakah dekat
أَقَرِيبٌ
atau
أَم
jauh
بَعِيدٌ
apa
مَّا
kamu diancam/diancamkan kepadamu
تُوعَدُونَ
﴿١٠٩﴾
|
﴾
Al Anbiyaa:110
﴿
Sesungguhnya Dia mengetahui perkataan (yang kamu ucapkan) dengan terang-terangan dan Dia mengetahui apa yang kamu rahasiakan.
|
sesungguhnya Dia
إِنَّهُۥ
Dia mengetahui
يَعْلَمُ
keras/terus terang
الْجَهْرَ
dari
مِنَ
perkataan
الْقَوْلِ
dan Dia mengetahui
وَيَعْلَمُ
apa
مَا
kamu sembunyikan/rahasiakan
تَكْتُمُونَ
﴿١١٠﴾
|
﴾
Al Anbiyaa:111
﴿
Dan aku tiada mengetahui, boleh jadi hal itu cobaan bagi kamu dan kesenangan sampai kepada suatu waktu.
|
dan jika/tidak
وَإِنْ
aku mengetahui
أَدْرِى
boleh jadi ia/hal itu
لَعَلَّهُۥ
fitnah/cobaan
فِتْنَةٌ
bagimu
لَّكُمْ
dan kesenangan
وَمَتٰعٌ
sampai
إِلَىٰ
waktu tertentu
حِينٍ
﴿١١١﴾
|
﴾
Al Anbiyaa:112
﴿
(Muhammad) berkata: Ya Tuhanku, berilah keputusan dengan adil. Dan Tuhan kami ialah Tuhan Yang Maha Pemurah lagi Yang dimohonkan pertolongan-Nya terhadap apa yang kamu katakan.
|
(Muhammad) berkata
قٰلَ
ya Tuhanku
رَبِّ
berilah keputusan
احْكُم
dengan benar
بِالْحَقِّ
ۗ
dan Tuhan kami
وَرَبُّنَا
Maha Pemurah
الرَّحْمٰنُ
tempat dimintai pertolongan
الْمُسْتَعَانُ
atas
عَلَىٰ
apa
مَا
kamu sifatkan/katakan
تَصِفُونَ
﴿١١٢﴾
|
﴾
Al Hajj:1
﴿
Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu; sesungguhnya kegoncangan hari kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar (dahsyat).
|
wahai
يٰٓأَيُّهَا
manusia
النَّاسُ
bertawakallah kamu
اتَّقُوا۟
Tuhan mu
رَبَّكُمْ
ۚ
sesungguhnya
إِنَّ
kegoncangan
زَلْزَلَةَ
hari kiamat
السَّاعَةِ
sesuatu
شَىْءٌ
yang besar
عَظِيمٌ
﴿١﴾
|
﴾
Al Hajj:2
﴿
(Ingatlah) pada hari (ketika) kamu melihat kegoncangan itu, lalailah semua wanita yang menyusui anaknya dari anak yang disusuinya dan gugurlah kandungan segala wanita yang hamil, dan kamu lihat manusia dalam keadaan mabuk, padahal sebenarnya mereka tidak mabuk, akan tetapi azab Allah itu sangat kerasnya.
|
pada hari
يَوْمَ
kamu melihatnya
تَرَوْنَهَا
tidak ingat/lupa
تَذْهَلُ
tiap-tiap/semua
كُلُّ
wanita yang menyusui anak
مُرْضِعَةٍ
dari apa (anak)
عَمَّآ
disusukannya
أَرْضَعَتْ
dan meletakkan/gugurlah
وَتَضَعُ
tiap-tiap/semua
كُلُّ
yang mempunyai
ذَاتِ
kandungan (mengandung)
حَمْلٍ
kandungannya
حَمْلَهَا
dan kamu melihat
وَتَرَى
manusia
النَّاسَ
mabuk
سُكٰرَىٰ
dan/padahal
وَمَا
mereka tidak
هُم
dengan mabuk
بِسُكٰرَىٰ
akan tetapi
وَلٰكِنَّ
azab
عَذَابَ
Allah
اللَّـهِ
sangat keras
شَدِيدٌ
﴿٢﴾
|
﴾
Al Hajj:3
﴿
Di antara manusia ada orang yang membantah tentang Allah tanpa ilmu pengetahuan dan mengikuti setiap syaitan yang jahat,
|
dan diantara
وَمِنَ
manusia
النَّاسِ
orang
مَن
ia membantah
يُجٰدِلُ
dalam/tentang
فِى
Allah
اللَّـهِ
dengan tidak/tanpa
بِغَيْرِ
ilmu pengetahuan
عِلْمٍ
dan ia mengikuti
وَيَتَّبِعُ
setiap/semua
كُلَّ
syaitan
شَيْطٰنٍ
sangat jahat
مَّرِيدٍ
﴿٣﴾
|
﴾
Al Hajj:4
﴿
yang telah ditetapkan terhadap syaitan itu, bahwa barangsiapa yang berkawan dengan dia, tentu dia akan menyesatkannya, dan membawanya ke azab neraka.
|
telah ditetapkan
كُتِبَ
atasnya
عَلَيْهِ
bahwa sesungguhnya
أَنَّهُۥ
barang siapa
مَن
berkawan dengannya
تَوَلَّاهُ
mereka sesungguhnya dia
فَأَنَّهُۥ
dia menyesatkannya
يُضِلُّهُۥ
dan dia memimpinnya
وَيَهْدِيهِ
kepada
إِلَىٰ
azab
عَذَابِ
nyala api/neraka
السَّعِيرِ
﴿٤﴾
|
﴾
Al Hajj:5
﴿
Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur-angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (adapula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah.
|
wahai
يٰٓأَيُّهَا
manusia
النَّاسُ
jika
إِن
kamu adalah
كُنتُمْ
dalam
فِى
keraguan
رَيْبٍ
dari/tentang
مِّنَ
kebangkitan
الْبَعْثِ
maka sesungguhnya Kami
فَإِنَّا
Kami telah menciptakan kamu
خَلَقْنٰكُم
dari
مِّن
tanah
تُرَابٍ
kemudian
ثُمَّ
dari
مِن
setetes mani
نُّطْفَةٍ
kemudian
ثُمَّ
dari
مِنْ
segumpal darah
عَلَقَةٍ
kemudian
ثُمَّ
dari
مِن
sepotong daging
مُّضْغَةٍ
(sempurna) kejadiannya
مُّخَلَّقَةٍ
dan tidak
وَغَيْرِ
(sempurna) kejadiannya
مُخَلَّقَةٍ
Karena Kami hendak menjelaskannya
لِّنُبَيِّنَ
kepadamu
لَكُمْ
ۚ
dan Kami tetapkan
وَنُقِرُّ
dalam
فِى
rahim
الْأَرْحَامِ
apa yang
مَا
Kami kehendaki
نَشَآءُ
sampai
إِلَىٰٓ
waktu
أَجَلٍ
ditentukan
مُّسَمًّى
kemudian
ثُمَّ
Kami keluarkan kamu
نُخْرِجُكُمْ
anak kecil (bayi)
طِفْلًا
kemudian
ثُمَّ
agar kamu sampai
لِتَبْلُغُوٓا۟
sangatmu/kedewasaan
أَشُدَّكُمْ
ۖ
dan diantara kamu
وَمِنكُم
orang
مَّن
diwafatkan ia
يُتَوَفَّىٰ
dan diantara kamu
وَمِنكُم
orang
مَّن
dikembalikan (dipanjangkan)
يُرَدُّ
sampai
إِلَىٰٓ
hina (pikun)
أَرْذَلِ
umur
الْعُمُرِ
supaya/hingga tidak
لِكَيْلَا
ia mengetahui
يَعْلَمَ
dari
مِنۢ
sesudah
بَعْدِ
mengetahui
عِلْمٍ
sesuatu/sedikitpun
شَيْـًٔا
ۚ
dan kamu lihat
وَتَرَى
bumi
الْأَرْضَ
kering
هَامِدَةً
maka apabila
فَإِذَآ
Kami turunkan
أَنزَلْنَا
atasnya
عَلَيْهَا
air
الْمَآءَ
ia bergerak/hidup
اهْتَزَّتْ
dan suburlah ia
وَرَبَتْ
dan ia menumbuhkan
وَأَنۢبَتَتْ
dari
مِن
tiap-tiap/macam-macam
كُلِّ
jodoh/jenis
زَوْجٍۭ
indah
بَهِيجٍ
﴿٥﴾
|