Data yang ditemukan : 6236
Halaman : 511 Dari 624
Hasil Ke:5101 s/d 5110
|
﴾
Al Hadiid:26
﴿
Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh dan Ibrahim dan Kami jadikan kepada keturunan keduanya kenabian dan Al Kitab, maka di antara mereka ada yang menerima petunjuk dan banyak di antara mereka fasik.
|
dan sesungguhnya
وَلَقَدْ
Kami mengutus
أَرْسَلْنَا
Nuh
نُوحًا
dan Ibrahim
وَإِبْرٰهِيمَ
dan Kami jadikan
وَجَعَلْنَا
pada
فِى
anak cucu/keturunan mereka
ذُرِّيَّتِهِمَا
kenabian
النُّبُوَّةَ
dan Al Kitab
وَالْكِتٰبَ
ۖ
dan diantara mereka
فَمِنْهُم
mendapat petunjuk
مُّهْتَدٍ
ۖ
dan kebanyakan
وَكَثِيرٌ
dari mereka
مِّنْهُمْ
orang-orang fasik
فٰسِقُونَ
﴿٢٦﴾
|
﴾
Al Hadiid:27
﴿
Kemudian Kami iringi di belakang mereka dengan rasul-rasul Kami dan Kami iringi (pula) dengan Isa putra Maryam; dan Kami berikan kepadanya Injil dan Kami jadikan dalam hati orang-orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang. Dan mereka mengada-adakan rahbaniyyah padahal kami tidak mewajibkannya kepada mereka tetapi (mereka sendirilah yang mengada-adakannya) untuk mencari keridhaan Allah, lalu mereka tidak memeliharanya dengan pemeliharaan yang semestinya. Maka Kami berikan kepada orang-orang yang beriman di antara mereka pahalanya dan banyak di antara mereka orang-orang fasik.
|
kemudian
ثُمَّ
Kami ikutkan/iringi
قَفَّيْنَا
atas
عَلَىٰٓ
jejak/belakang mereka
ءَاثٰرِهِم
dengan rasul-rasul Kami
بِرُسُلِنَا
dan Kami ikutkan/iringkan
وَقَفَّيْنَا
dengan Isa
بِعِيسَى
anak
ابْنِ
Maryam
مَرْيَمَ
dan Kami berikannya
وَءَاتَيْنٰهُ
Injil
الْإِنجِيلَ
dan Kami jadikan
وَجَعَلْنَا
dalam
فِى
hati
قُلُوبِ
orang-orang yang
الَّذِينَ
mengikutinya
اتَّبَعُوهُ
rasa satun
رَأْفَةً
dan kasih sayang
وَرَحْمَةً
dan rahbaniyah/kependetaan
وَرَهْبَانِيَّةً
mereka adakan
ابْتَدَعُوهَا
apa-apa
مَا
Kami mewajibkannya
كَتَبْنٰهَا
atas mereka
عَلَيْهِمْ
kecuali
إِلَّا
mencari
ابْتِغَآءَ
keridaan
رِضْوٰنِ
Allah
اللَّـهِ
maka tidak
فَمَا
memeliharanya
رَعَوْهَا
sebenar-benarnya
حَقَّ
pemeliharaan
رِعَايَتِهَا
ۖ
maka Kami berikan
فَـَٔاتَيْنَا
orang-orang yang
الَّذِينَ
beriman
ءَامَنُوا۟
diantara mereka
مِنْهُمْ
pahala mereka
أَجْرَهُمْ
ۖ
dan kebanyakan
وَكَثِيرٌ
dari mereka
مِّنْهُمْ
orang-orang fasik
فٰسِقُونَ
﴿٢٧﴾
|
﴾
Al Hadiid:28
﴿
Hai orang-orang yang beriman (kepada para rasul), bertakwalah kepada Allah dan berimanlah kepada Rasul-Nya, niscaya Allah memberikan rahmat-Nya kepadamu dua bagian, dan menjadikan untukmu cahaya yang dengan cahaya itu kamu dapat berjalan dan Dia mengampuni kamu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
|
hai
يٰٓأَيُّهَا
orang-orang yang
الَّذِينَ
beriman
ءَامَنُوا۟
bertakwalah
اتَّقُوا۟
Allah
اللَّـهَ
dan berimanlah
وَءَامِنُوا۟
kepada rasul-rasulnya
بِرَسُولِهِۦ
Dia akan memberikan kepada kamu
يُؤْتِكُمْ
dua bagian
كِفْلَيْنِ
dari
مِن
rahmat-Nya
رَّحْمَتِهِۦ
dan Dia menjadikan
وَيَجْعَل
bagimu
لَّكُمْ
cahaya
نُورًا
kamu berjalan
تَمْشُونَ
padanya
بِهِۦ
dan mengampuni
وَيَغْفِرْ
bagimu
لَكُمْ
ۚ
dan Allah
وَاللَّـهُ
Maha Pengampun
غَفُورٌ
Maha Penyayang
رَّحِيمٌ
﴿٢٨﴾
|
﴾
Al Hadiid:29
﴿
(Kami terangkan yang demikian itu) supaya ahli Kitab mengetahui bahwa mereka tiada mendapat sedikitpun akan karunia Allah (jika mereka tidak beriman kepada Muhammad), dan bahwasanya karunia itu adalah di tangan Allah. Dia berikan karunia itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.
|
agar supaya
لِّئَلَّا
mengetahui
يَعْلَمَ
ahli
أَهْلُ
kitab
الْكِتٰبِ
bahwa tidak
أَلَّا
mereka berkuasa
يَقْدِرُونَ
atas
عَلَىٰ
segala sesuatu
شَىْءٍ
dari
مِّن
karunia
فَضْلِ
Allah
اللَّـهِ
ۙ
dan sesungguhnya
وَأَنَّ
karunia
الْفَضْلَ
ditangan
بِيَدِ
Allah
اللَّـهِ
Dia berikan
يُؤْتِيهِ
siapa
مَن
yang dikehendaki
يَشَآءُ
ۚ
dan Allah
وَاللَّـهُ
memiliki
ذُو
karunia
الْفَضْلِ
yang besar
الْعَظِيمِ
﴿٢٩﴾
|
﴾
Al Mujaadalah:1
﴿
Sesungguhnya Allah telah mendengar perkataan wanita yang mengajukan gugatan kepada kamu tentang suaminya, dan mengadukan (halnya) kepada Allah. Dan Allah mendengar soal jawab antara kamu berdua. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.
|
sesungguhnya
قَدْ
mendengar
سَمِعَ
Allah
اللَّـهُ
perkataan
قَوْلَ
yang (wanita)
الَّتِى
ia mengajukan gugatan kepadamu
تُجٰدِلُكَ
pada/tentang
فِى
suaminya/pasangannya
زَوْجِهَا
dan ia mengadukan
وَتَشْتَكِىٓ
kepada
إِلَى
Allah
اللَّـهِ
dan Allah
وَاللَّـهُ
mendengar
يَسْمَعُ
soal jawab kamu berdua
تَحَاوُرَكُمَآ
ۚ
sesungguhnya
إِنَّ
Allah
اللَّـهَ
Maha Mendengar
سَمِيعٌۢ
Maha Melihat
بَصِيرٌ
﴿١﴾
|
﴾
Al Mujaadalah:2
﴿
Orang-orang yang menzhihar isterinya di antara kamu, (menganggap isterinya sebagai ibunya, padahal) tiadalah isteri mereka itu ibu mereka. Ibu-ibu mereka tidak lain hanyalah wanita yang melahirkan mereka. Dan sesungguhnya mereka sungguh-sungguh mengucapkan suatu perkataan mungkar dan dusta. Dan sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun.
|
orang-orang yang
الَّذِينَ
(mereka) menzihar
يُظٰهِرُونَ
diantara kamu
مِنكُم
dari
مِّن
istri-istri mereka
نِّسَآئِهِم
tidak
مَّا
mereka (istri-istri)
هُنَّ
ibu-ibu mereka
أُمَّهٰتِهِمْ
ۖ
bahwa
إِنْ
ibu mereka
أُمَّهٰتُهُمْ
kecuali
إِلَّا
yang (ibu-ibu)
الّٰٓـِٔى
melahirkan mereka
وَلَدْنَهُمْ
ۚ
dan sesungguhnya mereka
وَإِنَّهُمْ
benar-benar mengatakan
لَيَقُولُونَ
mungkar
مُنكَرًا
dari
مِّنَ
perkataan
الْقَوْلِ
dan dusta
وَزُورًا
ۚ
dan sesungguhnya
وَإِنَّ
Allah
اللَّـهَ
benar-benar Maha Pemaaf
لَعَفُوٌّ
Maha Pengampun
غَفُورٌ
﴿٢﴾
|
﴾
Al Mujaadalah:3
﴿
Orang-orang yang menzhihar isteri mereka, kemudian mereka hendak menarik kembali apa yang mereka ucapkan, maka (wajib atasnya) memerdekakan seorang budak sebelum kedua suami isteri itu bercampur. Demikianlah yang diajarkan kepada kamu, dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
|
dan orang-orang yang
وَالَّذِينَ
(mereka) menzhihar
يُظٰهِرُونَ
dari
مِن
istri-istri mereka
نِّسَآئِهِمْ
kemudian
ثُمَّ
mereka kembali
يَعُودُونَ
terhadap apa-apa
لِمَا
mereka katakan/ucapkan
قَالُوا۟
maka memerdekakan
فَتَحْرِيرُ
seorang budak
رَقَبَةٍ
dari
مِّن
sebelum
قَبْلِ
bahwa
أَن
keduanya bercampur
يَتَمَآسَّا
ۚ
demikian itu
ذٰلِكُمْ
kamu diajar
تُوعَظُونَ
dengannya
بِهِۦ
ۚ
dan Allah
وَاللَّـهُ
terhadap apa
بِمَا
kamu kerjakan
تَعْمَلُونَ
Maha Mengetahui
خَبِيرٌ
﴿٣﴾
|
﴾
Al Mujaadalah:4
﴿
Barangsiapa yang tidak mendapatkan (budak), maka (wajib atasnya) berpuasa dua bulan berturut-turut sebelum keduanya bercampur. Maka siapa yang tidak kuasa (wajiblah atasnya) memberi makan enam puluh orang miskin. Demikianlah supaya kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan itulah hukum-hukum Allah, dan bagi orang kafir ada siksaan yang sangat pedih.
|
maka barang siapa
فَمَن
tidak
لَّمْ
mendapatkan
يَجِدْ
maka berpuasalah
فَصِيَامُ
dua bulan
شَهْرَيْنِ
berturut-turut
مُتَتَابِعَيْنِ
dari
مِن
sebelum
قَبْلِ
bahwa
أَن
keduanya bercampur
يَتَمَآسَّا
ۖ
maka barang siapa
فَمَن
tidak
لَّمْ
kuasa
يَسْتَطِعْ
maka memberi makan
فَإِطْعَامُ
enam puluh
سِتِّينَ
orang miskin
مِسْكِينًا
ۚ
demikian itu
ذٰلِكَ
supaya kamu beriman
لِتُؤْمِنُوا۟
kepada Allah
بِاللَّـهِ
dan rasulnya
وَرَسُولِهِۦ
ۚ
dan itulah
وَتِلْكَ
batas/batas/hukum-hukum
حُدُودُ
Allah
اللَّـهِ
ۗ
dan orang-orang kafir
وَلِلْكٰفِرِينَ
azab
عَذَابٌ
pedih
أَلِيمٌ
﴿٤﴾
|
﴾
Al Mujaadalah:5
﴿
Sesungguhnya orang-orang yang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, pasti mendapat kehinaan sebagaimana orang-orang yang sebelum mereka telah mendapat kehinaan. Sesungguhnya Kami telah menurunkan bukti-bukti nyata. Dan bagi orang-orang kafir ada siksa yang menghinakan.
|
sesungguhnya
إِنَّ
orang-orang yang
الَّذِينَ
(mereka) menentang
يُحَآدُّونَ
Allah
اللَّـهَ
dan rasulnya
وَرَسُولَهُۥ
mereka dihinakan
كُبِتُوا۟
sebagaimana
كَمَا
dihinakan
كُبِتَ
orang-orang yang
الَّذِينَ
dari
مِن
sebelum mereka
قَبْلِهِمْ
ۚ
dan sesungguhnya
وَقَدْ
Kami menurunkan
أَنزَلْنَآ
ayat-ayat
ءَايٰتٍۭ
jelas/nyata
بَيِّنٰتٍ
ۚ
dan bagi orang-orang kafir
وَلِلْكٰفِرِينَ
azab
عَذَابٌ
menghinakan
مُّهِينٌ
﴿٥﴾
|
﴾
Al Mujaadalah:6
﴿
Pada hari ketika mereka dibangkitkan Allah semuanya, lalu diberitakan-Nya kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. Allah mengumpulkan (mencatat) amal perbuatan itu, padahal mereka telah melupakannya. Dan Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu.
|
pada hari
يَوْمَ
membangkitkan mereka
يَبْعَثُهُمُ
Allah
اللَّـهُ
semuanya
جَمِيعًا
lalu Dia memberi tahu mereka
فَيُنَبِّئُهُم
tentang apa-apa
بِمَا
mereka kerjakan
عَمِلُوٓا۟
ۚ
menghitungnya
أَحْصَىٰهُ
Allah
اللَّـهُ
dan mereka melupakannya
وَنَسُوهُ
ۚ
dan Allah
وَاللَّـهُ
atas
عَلَىٰ
setiap/segala
كُلِّ
sesuatu
شَىْءٍ
Maha Menyaksikan
شَهِيدٌ
﴿٦﴾
|