wahai
يٰٓأَيُّهَا
Nabi
النَّبِىُّ
bertakwalah
اتَّقِ
Allah
اللَّـهَ
dan jangan
وَلَا
kamu mentaati
تُطِعِ
orang-orang kafir
الْكٰفِرِينَ
dan orang-orang munafik
وَالْمُنٰفِقِينَ
ۗ
sesungguhnya
إِنَّ
Allah
اللَّـهَ
adalah
كَانَ
Maha Mengetahui
عَلِيمًا
Maha Bijaksana
حَكِيمًا
﴿١﴾
dan ikutilah
وَاتَّبِعْ
apa yang
مَا
diwahyukan
يُوحَىٰٓ
kepadamu
إِلَيْكَ
dari
مِن
Tuhanmu
رَّبِّكَ
ۚ
sesungguhnya
إِنَّ
Allah
اللَّـهَ
adalah
كَانَ
tentang apa
بِمَا
kamu kerjakan
تَعْمَلُونَ
Maha Mengetahui
خَبِيرًا
﴿٢﴾
dan bertawakallah
وَتَوَكَّلْ
kepada
عَلَى
Allah
اللَّـهِ
ۚ
dan cukuplah
وَكَفَىٰ
dengan Allah
بِاللَّـهِ
tempat mempercayakan diri/pemelihara
وَكِيلًا
﴿٣﴾
tidak
مَّا
menjadikan
جَعَلَ
Allah
اللَّـهُ
bagi seorang laki-laki
لِرَجُلٍ
dari
مِّن
dua hati
قَلْبَيْنِ
dalam
فِى
lambungnya
جَوْفِهِۦ
ۚ
dan tidak
وَمَا
Dia menjadikan
جَعَلَ
isteri-isterimu
أَزْوٰجَكُمُ
yang
الّٰٓـِٔى
kamu nyatakan
تُظٰهِرُونَ
dari pada mereka
مِنْهُنَّ
ibu-ibu kamu
أُمَّهٰتِكُمْ
ۚ
dan tidak
وَمَا
Dia menjadikan
جَعَلَ
anak angkatmu
أَدْعِيَآءَكُمْ
anak-anakmu
أَبْنَآءَكُمْ
ۚ
demikian itu
ذٰلِكُمْ
perkataanmu
قَوْلُكُم
dengan mulutmu
بِأَفْوٰهِكُمْ
ۖ
dan Allah
وَاللَّـهُ
mengatakan
يَقُولُ
benar
الْحَقَّ
dan Dia
وَهُوَ
memberi petunjuk
يَهْدِى
jalan
السَّبِيلَ
﴿٤﴾
panggillah mereka
ادْعُوهُمْ
dengan bapak-bapak mereka
لِءَابَآئِهِمْ
hal itu
هُوَ
lebih adil
أَقْسَطُ
di sisi
عِندَ
Allah
اللَّـهِ
ۚ
maka jika
فَإِن
tidak
لَّمْ
kamu mengetahui
تَعْلَمُوٓا۟
bapak-bapak mereka
ءَابَآءَهُمْ
maka saudaramu
فَإِخْوٰنُكُمْ
dalam
فِى
agama
الدِّينِ
dan maulana-maulanamu
وَمَوٰلِيكُمْ
ۚ
dan tidak
وَلَيْسَ
atasmu
عَلَيْكُمْ
berdosa
جُنَاحٌ
dalam hal
فِيمَآ
kamu membuat kesalahan
أَخْطَأْتُم
dengannya
بِهِۦ
tetapi
وَلٰكِن
apa yang
مَّا
sengaja
تَعَمَّدَتْ
hati-hati kamu
قُلُوبُكُمْ
ۚ
dan adalah
وَكَانَ
Allah
اللَّـهُ
Maha Pengampun
غَفُورًا
Maha Penyayang
رَّحِيمًا
﴿٥﴾
Nabi itu
النَّبِىُّ
lebih utama
أَوْلَىٰ
dengan orang-orang mukmin
بِالْمُؤْمِنِينَ
dari
مِنْ
diri mereka sendiri
أَنفُسِهِمْ
ۖ
dan isteri-isterinya
وَأَزْوٰجُهُۥٓ
ibu-ibu mereka
أُمَّهٰتُهُمْ
ۗ
dan yang mempunyai
وَأُو۟لُوا۟
hubungan darah
الْأَرْحَامِ
sebagian mereka
بَعْضُهُمْ
lebih utama
أَوْلَىٰ
dengan sebagian
بِبَعْضٍ
dalam
فِى
kitab
كِتٰبِ
Allah
اللَّـهِ
dari
مِنَ
orang-orang mukmin
الْمُؤْمِنِينَ
dan orang-orang muhajirin
وَالْمُهٰجِرِينَ
kecuali
إِلَّآ
bahwa
أَن
kamu berbuat
تَفْعَلُوٓا۟
kepada
إِلَىٰٓ
saudara-saudara kamu
أَوْلِيَآئِكُم
kebaikan
مَّعْرُوفًا
ۚ
adalah
كَانَ
demikian itu
ذٰلِكَ
dalam
فِى
kitab
الْكِتٰبِ
yang tertulis
مَسْطُورًا
﴿٦﴾