| |
|
|
|
|
| |
﴾
Al Ahzab 33:51
﴿
Kamu boleh menangguhkan menggauli siapa yang kamu kehendaki di antara mereka (isteri-isterimu) dan (boleh pula) menggauli siapa yang kamu kehendaki. Dan siapa-siapa yang kamu ingini untuk menggaulinya kembali dari perempuan yang telah kamu cerai, maka tidak ada dosa bagimu. Yang demikian itu adalah lebih dekat untuk ketenangan hati mereka, dan mereka tidak merasa sedih, dan semuanya rela dengan apa yang telah kamu berikan kepada mereka. Dan Allah mengetahui apa yang (tersimpan) dalam hatimu. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Penyantun.
|
۞
kamu menjauhi/menceraikan
تُرْجِى
siapa
مَن
kamu kehendaki
تَشَآءُ
dari/diantara mereka
مِنْهُنَّ
kamu beri perlindungan/menggauli
وَتُـْٔوِىٓ
kepadamu
إِلَيْكَ
siapa
مَن
yang dikehendaki
تَشَآءُ
ۖ
dan siapa
وَمَنِ
kamu ingini
ابْتَغَيْتَ
dan siapa/orang
مِمَّنْ
kamu lepaskan/ceraikan
عَزَلْتَ
maka tidak
فَلَا
berdosa
جُنَاحَ
atasmu
عَلَيْكَ
ۚ
seperti itulah
ذٰلِكَ
lebih dekat
أَدْنَىٰٓ
bahwa
أَن
menyejukkan
تَقَرَّ
mata mereka
أَعْيُنُهُنَّ
dan tidak
وَلَا
mereka tidak merasa sedih
يَحْزَنَّ
dan mereka rela
وَيَرْضَيْنَ
dengan apa-apa
بِمَآ
kamu telah berikan kepada mereka
ءَاتَيْتَهُنَّ
semuanya
كُلُّهُنَّ
ۚ
dan Allah
وَاللَّـهُ
mengetahui
يَعْلَمُ
apa
مَا
pada
فِى
hati kamu
قُلُوبِكُمْ
ۚ
dan adalah
وَكَانَ
Allah
اللَّـهُ
Maha Mengetahui
عَلِيمًا
Maha Penyantun
حَلِيمًا
﴿٥١﴾
|
﴾
Al Ahzab 33:52
﴿
Tidak halal bagimu mengawini perempuan-perempuan sesudah itu dan tidak boleh (pula) mengganti mereka dengan isteri-isteri (yang lain), meskipun kecantikannya menarik hatimu kecuali perempuan-perempuan (hamba sahaya) yang kamu miliki. Dan adalah Allah Maha Mengawasi segala sesuatu.
|
tidak
لَّا
halal
يَحِلُّ
bagimu
لَكَ
perempuan
النِّسَآءُ
dari
مِنۢ
sesudah
بَعْدُ
dan tidak
وَلَآ
bahwa
أَن
boleh kamu mengganti
تَبَدَّلَ
dengan mereka
بِهِنَّ
dari
مِنْ
istri-istri
أَزْوٰجٍ
walaupun
وَلَوْ
menarik hatimu
أَعْجَبَكَ
kebaikan/kecantikan mereka
حُسْنُهُنَّ
kecuali
إِلَّا
apa
مَا
yang dimiliki
مَلَكَتْ
tangan kananmu
يَمِينُكَ
ۗ
dan adalah
وَكَانَ
Allah
اللَّـهُ
atas
عَلَىٰ
segala/semua
كُلِّ
sesuatu
شَىْءٍ
Maha Pengawas
رَّقِيبًا
﴿٥٢﴾
|
﴾
Al Ahzab 33:53
﴿
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah-rumah Nabi kecuali bila kamu diizinkan untuk makan dengan tidak menunggu-nunggu waktu masak (makanannya), tetapi jika kamu diundang maka masuklah dan bila kamu selesai makan, keluarlah kamu tanpa asyik memperpanjang percakapan. Sesungguhnya yang demikian itu akan mengganggu Nabi lalu Nabi malu kepadamu (untuk menyuruh kamu keluar), dan Allah tidak malu (menerangkan) yang benar. Apabila kamu meminta sesuatu (keperluan) kepada mereka (isteri-isteri Nabi), maka mintalah dari belakang tabir. Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka. Dan tidak boleh kamu menyakiti (hati) Rasulullah dan tidak (pula) mengawini isteri-isterinya selama-lamanya sesudah ia wafat. Sesungguhnya perbuatan itu adalah amat besar (dosanya) di sisi Allah.
|
wahai
يٰٓأَيُّهَا
orang-orang yang
الَّذِينَ
beriman
ءَامَنُوا۟
tidak
لَا
kamu memasuki
تَدْخُلُوا۟
rumah
بُيُوتَ
nabi
النَّبِىِّ
kecuali
إِلَّآ
bahwa
أَن
diizinkan
يُؤْذَنَ
bagimu
لَكُمْ
kecuali
إِلَىٰ
makanan
طَعَامٍ
tidak
غَيْرَ
menunggu-nunggu
نٰظِرِينَ
sesungguhnya
إِنَىٰهُ
dan adalah
وَلٰكِنْ
apabila
إِذَا
kamu diundang
دُعِيتُمْ
maka masuklah
فَادْخُلُوا۟
maka apabila
فَإِذَا
kamu selesai makan
طَعِمْتُمْ
maka bertebaranlah/keluarlah
فَانتَشِرُوا۟
dan jangan
وَلَا
beramah tamah/asyik
مُسْتَـْٔنِسِينَ
untuk percakapan
لِحَدِيثٍ
ۚ
sesungguhnya
إِنَّ
yang demikian itu
ذٰلِكُمْ
adalah
كَانَ
menyakiti/mengganggu
يُؤْذِى
nabi
النَّبِىَّ
lalu dia malu
فَيَسْتَحْىِۦ
dari kamu/kepadamu
مِنكُمْ
ۖ
dan Allah
وَاللَّـهُ
tidak
لَا
malu
يَسْتَحْىِۦ
dari
مِنَ
kebenaran
الْحَقِّ
ۚ
dan apabila
وَإِذَا
kamu meminta kepada mereka
سَأَلْتُمُوهُنَّ
satu keperluan
مَتٰعًا
maka mintalah kepada mereka
فَسْـَٔلُوهُنَّ
dari
مِن
belakang
وَرَآءِ
tabir
حِجَابٍ
ۚ
demikian itu
ذٰلِكُمْ
lebih mensucikan
أَطْهَرُ
bagi hatimu
لِقُلُوبِكُمْ
dan hati mereka
وَقُلُوبِهِنَّ
ۚ
dan tidak
وَمَا
adalah
كَانَ
bagimu
لَكُمْ
bahwa
أَن
kamu menyakiti/mengganggu
تُؤْذُوا۟
utusan/rasul
رَسُولَ
Allah
اللَّـهِ
dan tidak
وَلَآ
bahwa
أَن
kamu mengawini
تَنكِحُوٓا۟
istri-istrinya
أَزْوٰجَهُۥ
dari
مِنۢ
sesudahnya
بَعْدِهِۦٓ
selama-lamanya
أَبَدًا
ۚ
sesungguhnya
إِنَّ
demikian itu
ذٰلِكُمْ
adalah
كَانَ
disisi
عِندَ
Allah
اللَّـهِ
besar
عَظِيمًا
﴿٥٣﴾
|
﴾
Al Ahzab 33:54
﴿
Jika kamu melahirkan sesuatu atau menyembunyikannya, maka sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui segala sesuatu.
|
jika
إِن
kamu melahirkan
تُبْدُوا۟
sesuatu
شَيْـًٔا
atau
أَوْ
kamu menyembunyikannya
تُخْفُوهُ
maka sesungguhnya
فَإِنَّ
Allah
اللَّـهَ
adalah
كَانَ
dengan segala/tiap-tiap
بِكُلِّ
sesuatu
شَىْءٍ
Maha Mengetahui
عَلِيمًا
﴿٥٤﴾
|
|
|
| |
|
| |
|
| |
|
|
|
|