wahai
يٰٓأَيُّهَا
nabi
النَّبِىُّ
apabila
إِذَا
datang kepadamu
جَآءَكَ
wanita-wanita beriman
الْمُؤْمِنٰتُ
berjanji setia
يُبَايِعْنَكَ
atas
عَلَىٰٓ
bahwa
أَن
tidak
لَّا
mempersekutukan
يُشْرِكْنَ
dengan Allah
بِاللَّـهِ
sesuatu
شَيْـًٔا
dan tidak
وَلَا
mereka mencuri
يَسْرِقْنَ
dan tidak
وَلَا
berizina
يَزْنِينَ
dan tidak
وَلَا
membunuh
يَقْتُلْنَ
anak-anak mereka
أَوْلٰدَهُنَّ
dan tidak
وَلَا
datangkan/berbuat
يَأْتِينَ
dengan dusta
بِبُهْتٰنٍ
mereka ada-adakannya
يَفْتَرِينَهُۥ
antara
بَيْنَ
tangan mereka
أَيْدِيهِنَّ
dan kaki-kaki mereka
وَأَرْجُلِهِنَّ
dan tidak
وَلَا
mereka mendurhakaimu
يَعْصِينَكَ
dalam
فِى
kebaikan
مَعْرُوفٍ
ۙ
maka terimalah janji setia mereka
فَبَايِعْهُنَّ
dan mohonkan ampun
وَاسْتَغْفِرْ
bagi/untuk mereka
لَهُنَّ
Allah
اللَّـهَ
ۖ
sesungguhnya
إِنَّ
Allah
اللَّـهَ
Maha Pengampun
غَفُورٌ
Maha Penyayang
رَّحِيمٌ
﴿١٢﴾
bertasbih
سَبَّحَ
kepada Allah
لِلَّـهِ
apa
مَا
pada
فِى
langit
السَّمٰوٰتِ
dan apa
وَمَا
pada
فِى
bumi
الْأَرْضِ
ۖ
dan Dia
وَهُوَ
Maha Perkasa
الْعَزِيزُ
Maha Bijaksana
الْحَكِيمُ
﴿١﴾
wahai
يٰٓأَيُّهَا
orang-orang yang
الَّذِينَ
beriman
ءَامَنُوا۟
mengapa
لِمَ
kamu mengatakan
تَقُولُونَ
apa
مَا
tidak
لَا
kamu kerjakan
تَفْعَلُونَ
﴿٢﴾
sesungguhnya
إِنَّ
Allah
اللَّـهَ
mencintai
يُحِبُّ
orang-orang yang
الَّذِينَ
(mereka) berperang
يُقٰتِلُونَ
pada
فِى
jalan-Nya
سَبِيلِهِۦ
barisan
صَفًّا
seakan-akan
كَأَنَّهُم
bangunan
بُنْيٰنٌ
tersusun
مَّرْصُوصٌ
﴿٤﴾
apabila
وَإِذْ
berkata
قَالَ
Musa
مُوسَىٰ
kepada kaumnya
لِقَوْمِهِۦ
???
يٰقَوْمِ
mengapa
لِمَ
kamu menyakiti aku
تُؤْذُونَنِى
dan sesungguhnya
وَقَد
kamu mengetahui
تَّعْلَمُونَ
sesungguhnya aku
أَنِّى
rasul/utusan
رَسُولُ
Allah
اللَّـهِ
kepadamu
إِلَيْكُمْ
ۖ
maka tatkala
فَلَمَّا
mereka berpaling
زَاغُوٓا۟
memalingkan
أَزَاغَ
Allah
اللَّـهُ
hati mereka
قُلُوبَهُمْ
ۚ
dan Allah
وَاللَّـهُ
tidak
لَا
menunjukkan
يَهْدِى
kaum
الْقَوْمَ
orang-orang yang fasik
الْفٰسِقِينَ
﴿٥﴾