Data yang ditemukan : 6236
Halaman : 286 Dari 624
Hasil Ke:2851 s/d 2860
|
﴾
An Nuur:60
﴿
Dan perempuan-perempuan tua yang telah terhenti (dari haid dan mengandung) yang tiada ingin kawin (lagi), tiadalah atas mereka dosa menanggalkan pakaian mereka dengan tidak (bermaksud) menampakkan perhiasan, dan berlaku sopan adalah lebih baik bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Bijaksana.
|
azas-azas/yang tua
وَالْقَوٰعِدُ
dari
مِنَ
perempuan-perempuan
النِّسَآءِ
yang
الّٰتِى
tidak
لَا
mereka ingin
يَرْجُونَ
kawin
نِكَاحًا
maka tidak
فَلَيْسَ
atas mereka
عَلَيْهِنَّ
berdosa
جُنَاحٌ
bahwa
أَن
mereka menanggalkan
يَضَعْنَ
pakaian mereka
ثِيَابَهُنَّ
tidak
غَيْرَ
menampakkan
مُتَبَرِّجٰتٍۭ
dengan perhiasan
بِزِينَةٍ
ۖ
dan jika
وَأَن
mereka berlaku sopan
يَسْتَعْفِفْنَ
lebih baik
خَيْرٌ
bagi mereka
لَّهُنَّ
ۗ
dan Allah
وَاللَّـهُ
Maha Mendengar
سَمِيعٌ
Maha Mengetahui
عَلِيمٌ
﴿٦٠﴾
|
﴾
An Nuur:61
﴿
Tidak ada halangan bagi orang buta, tidak (pula) bagi orang pincang, tidak (pula) bagi orang sakit, dan tidak (pula) bagi dirimu sendiri, makan (bersama-sama mereka) dirumah kamu sendiri atau dirumah bapak-bapakmu, dirumah ibu-ibumu, dirumah saudara-saudaramu yang laki-laki, di rumah saudaramu yang perempuan, dirumah saudara bapakmu yang laki-laki, dirumah saudara bapakmu yang perempuan, dirumah saudara ibumu yang laki-laki, dirumah saudara ibumu yang perempuan, dirumah yang kamu miliki kuncinya atau dirumah kawan-kawanmu. Tidak ada halangan bagi kamu makan bersama-sama mereka atau sendirian. Maka apabila kamu memasuki (suatu rumah dari) rumah-rumah (ini) hendaklah kamu memberi salam kepada (penghuninya yang berarti memberi salam) kepada dirimu sendiri, salam yang ditetapkan dari sisi Allah, yang diberi berkat lagi baik. Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayatnya(Nya) bagimu, agar kamu memahaminya.
|
tidak ada
لَّيْسَ
atas
عَلَى
orang buta
الْأَعْمَىٰ
keberatan/larangan
حَرَجٌ
dan tidak
وَلَا
atas
عَلَى
orang pincang
الْأَعْرَجِ
keberatan/larangan
حَرَجٌ
dan tidak
وَلَا
atas
عَلَى
orang sakit
الْمَرِيضِ
keberatan/larangan
حَرَجٌ
dan tidak
وَلَا
atas
عَلَىٰٓ
dirimu sendiri
أَنفُسِكُمْ
bahwa
أَن
kamu makan
تَأْكُلُوا۟
dari/di
مِنۢ
rumah-rumah kamu
بُيُوتِكُمْ
atau
أَوْ
rumah-rumah
بُيُوتِ
bapak-bapak kamu
ءَابَآئِكُمْ
atau
أَوْ
rumah-rumah
بُيُوتِ
ibu-ibu kamu
أُمَّهٰتِكُمْ
atau
أَوْ
rumah-rumah
بُيُوتِ
saudara laki-laki kamu
إِخْوٰنِكُمْ
atau
أَوْ
rumah-rumah
بُيُوتِ
saudara perempuan kamu
أَخَوٰتِكُمْ
atau
أَوْ
rumah-rumah
بُيُوتِ
saudara bapak kamu laki-laki
أَعْمٰمِكُمْ
atau
أَوْ
rumah-rumah
بُيُوتِ
saudara bapak kamu perempuan
عَمّٰتِكُمْ
atau
أَوْ
rumah-rumah
بُيُوتِ
saudara laki-laki ibu kamu
أَخْوٰلِكُمْ
atau
أَوْ
rumah-rumah
بُيُوتِ
saudara perempuan ibu kamu
خٰلٰتِكُمْ
atau
أَوْ
apa (rumah)
مَا
kamu miliki
مَلَكْتُم
kunci-kuncinya
مَّفَاتِحَهُۥٓ
atau
أَوْ
teman-teman kamu
صَدِيقِكُمْ
ۚ
tidak
لَيْسَ
atas kamu
عَلَيْكُمْ
berdosa/larangan
جُنَاحٌ
bahwa
أَن
kamu makan
تَأْكُلُوا۟
semua/bersama-sama
جَمِيعًا
atau
أَوْ
sendirian
أَشْتَاتًا
ۚ
maka apabila
فَإِذَا
kamu masuk
دَخَلْتُم
rumah-rumah
بُيُوتًا
maka beri salamlah
فَسَلِّمُوا۟
atas
عَلَىٰٓ
dirimu sendiri
أَنفُسِكُمْ
penghormatan
تَحِيَّةً
dari
مِّنْ
sisi
عِندِ
Allah
اللَّـهِ
diberi berkat
مُبٰرَكَةً
suci/baik
طَيِّبَةً
ۚ
demikianlah
كَذٰلِكَ
menjelaskan
يُبَيِّنُ
Allah
اللَّـهُ
kepadamu
لَكُمُ
ayat-ayat
الْءَايٰتِ
agar kamu
لَعَلَّكُمْ
kamu berakal/mengerti
تَعْقِلُونَ
﴿٦١﴾
|
﴾
An Nuur:62
﴿
Sesungguhnya yang sebenar-benar orang mukmin ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, dan apabila mereka berada bersama-sama Rasulullah dalam sesuatu urusan yang memerlukan pertemuan, mereka tidak meninggalkan (Rasulullah) sebelum meminta izin kepadanya. Sesungguhnya orang-orang yang meminta izin kepadamu (Muhammad) mereka itulah orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-Nya, maka apabila mereka meminta izin kepadamu karena sesuatu keperluan, berilah izin kepada siapa yang kamu kehendaki di antara mereka, dan mohonkanlah ampunan untuk mereka kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
|
sesungguhnya hanyalah
إِنَّمَا
orang-orang mu'min
الْمُؤْمِنُونَ
orang-orang yang
الَّذِينَ
beriman
ءَامَنُوا۟
kepada Allah
بِاللَّـهِ
dan Rasul-Nya
وَرَسُولِهِۦ
dan apabila
وَإِذَا
mereka berada
كَانُوا۟
bersamanya
مَعَهُۥ
atas
عَلَىٰٓ
suatu perkara/urusan
أَمْرٍ
berkumpul/pertemuan
جَامِعٍ
mereka tidak
لَّمْ
pergi/meninggalkan
يَذْهَبُوا۟
sehingga
حَتَّىٰ
mereka minta izin kepadanya
يَسْتَـْٔذِنُوهُ
ۚ
sesungguhnya
إِنَّ
orang-orang yang
الَّذِينَ
(mereka) minta izin kepadamu
يَسْتَـْٔذِنُونَكَ
mereka itu
أُو۟لٰٓئِكَ
orang-orang yang
الَّذِينَ
beriman
يُؤْمِنُونَ
kepada Allah
بِاللَّـهِ
dan Rasul-Nya
وَرَسُولِهِۦ
ۚ
maka apabila
فَإِذَا
mereka minta izin kepadamu
اسْتَـْٔذَنُوكَ
karena sebagian
لِبَعْضِ
keperluan mereka
شَأْنِهِمْ
maka izinkanlah
فَأْذَن
kepada siapa
لِّمَن
kamu kehendaki
شِئْتَ
diantara mereka
مِنْهُمْ
dan mohonkan ampunan
وَاسْتَغْفِرْ
untuk mereka
لَهُمُ
Allah
اللَّـهَ
ۚ
sesungguhnya
إِنَّ
Allah
اللَّـهَ
Maha Pengampun
غَفُورٌ
Maha Penyayang
رَّحِيمٌ
﴿٦٢﴾
|
﴾
An Nuur:63
﴿
Janganlah kamu jadikan panggilan Rasul diantara kamu seperti panggilan sebahagian kamu kepada sebahagian (yang lain). Sesungguhnya Allah telah mengetahui orang-orang yang berangsur-angsur pergi di antara kamu dengan berlindung (kepada kawannya), maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah Rasul takut akan ditimpa cobaan atau ditimpa azab yang pedih.
|
janganlah
لَّا
kamu jadikan
تَجْعَلُوا۟
seruan/panggilan
دُعَآءَ
Rasul
الرَّسُولِ
diantara kamu
بَيْنَكُمْ
seperti seruan/panggilan
كَدُعَآءِ
sebagian kamu
بَعْضِكُم
sebagian yang lain
بَعْضًا
ۚ
sesungguhnya
قَدْ
mengetahui
يَعْلَمُ
Allah
اللَّـهُ
orang-orang yang
الَّذِينَ
(mereka) pergi berangsur-angsur
يَتَسَلَّلُونَ
diantara kamu
مِنكُمْ
berlindung
لِوَاذًا
ۚ
maka hendaklah takut
فَلْيَحْذَرِ
orang-orang yang
الَّذِينَ
(mereka) menyalahi
يُخَالِفُونَ
dari
عَنْ
perintah-Nya
أَمْرِهِۦٓ
akan
أَن
menimpa mereka
تُصِيبَهُمْ
fitnah/cobaan
فِتْنَةٌ
atau
أَوْ
menimpa mereka
يُصِيبَهُمْ
azab
عَذَابٌ
pedih
أَلِيمٌ
﴿٦٣﴾
|
﴾
An Nuur:64
﴿
Ketahuilah sesungguhnya kepunyaan Allahlah apa yang di langit dan di bumi. Sesungguhnya Dia mengetahui keadaan yang kamu berada di dalamnya (sekarang). Dan (mengetahui pula) hati (manusia) dikembalikan kepada-Nya, lalu diterangkan-Nya kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. Dan Allah Maha mengehui segala sesuatu.
|
ketahuilah
أَلَآ
sesungguhnya
إِنَّ
kepunyaan Allah
لِلَّـهِ
apa
مَا
di
فِى
langit
السَّمٰوٰتِ
dan dibumi
وَالْأَرْضِ
ۖ
sesungguhnya
قَدْ
Dia mengetahui
يَعْلَمُ
apa yang
مَآ
kamu
أَنتُمْ
atasnya
عَلَيْهِ
dan hari
وَيَوْمَ
mereka dikembalikan
يُرْجَعُونَ
kepada-Nya
إِلَيْهِ
lalu Dia menerangkan kepada mereka
فَيُنَبِّئُهُم
dengan apa
بِمَا
mereka kerjakan
عَمِلُوا۟
ۗ
dan Allah
وَاللَّـهُ
dengan segala
بِكُلِّ
sesuatu
شَىْءٍ
Maha Mengetahui
عَلِيمٌۢ
﴿٦٤﴾
|
﴾
Al Furqaan:1
﴿
Maha suci Allah yang telah menurunkan Al Furqaan (Al Quran) kepada hamba-Nya, agar dia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam,
|
Maha Berkah/Suci
تَبَارَكَ
(Allah) yang
الَّذِى
telah menurunkan
نَزَّلَ
Al Furqan
الْفُرْقَانَ
atas
عَلَىٰ
hamba-Nya
عَبْدِهِۦ
agar dia menjadi
لِيَكُونَ
bagi seluruh alam
لِلْعٰلَمِينَ
pemberi peringatan
نَذِيرًا
﴿١﴾
|
﴾
Al Furqaan:2
﴿
yang kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi, dan Dia tidak mempunyai anak, dan tidak ada sekutu bagi-Nya dalam kekuasaan(Nya), dan dia telah menciptakan segala sesuatu, dan Dia menetapkan ukuran-ukurannya dengan serapi-rapinya.
|
yang
الَّذِى
bagi/kepunyaan-Nya
لَهُۥ
kerajaan
مُلْكُ
langit
السَّمٰوٰتِ
dan bumi
وَالْأَرْضِ
dan tidak
وَلَمْ
Dia mengambil
يَتَّخِذْ
anak
وَلَدًا
dan tidak
وَلَمْ
adalah
يَكُن
bagiNya
لَّهُۥ
sekutu
شَرِيكٌ
dalam
فِى
kerajaan/kekuasaan
الْمُلْكِ
dan Dia menciptakan
وَخَلَقَ
segala/tiap-tiap
كُلَّ
sesuatu
شَىْءٍ
maka Dia menentukannya
فَقَدَّرَهُۥ
ketentuan/kadar/ukuran
تَقْدِيرًا
﴿٢﴾
|
﴾
Al Furqaan:3
﴿
Kemudian mereka mengambil tuhan-tuhan selain daripada-Nya (untuk disembah), yang tuhan-tuhan itu tidak menciptakan apapun, bahkan mereka sendiri diciptakan dan tidak kuasa untuk (menolak) sesuatu kemudharatan dari dirinya dan tidak (pula untuk mengambil) suatu kemanfaatanpun dan (juga) tidak kuasa mematikan, menghidupkan dan tidak (pula) membangkitkan.
|
dan mereka mengambil
وَاتَّخَذُوا۟
dari
مِن
selain-Nya
دُونِهِۦٓ
tuhan-tuhan
ءَالِهَةً
tidak
لَّا
mereka menciptakan
يَخْلُقُونَ
sesuatu apapun
شَيْـًٔا
dan mereka
وَهُمْ
mereka diciptakan
يُخْلَقُونَ
dan tidak
وَلَا
kuasa/mampu
يَمْلِكُونَ
bagi diri mereka sendiri
لِأَنفُسِهِمْ
kemudaratan
ضَرًّا
dan tidak
وَلَا
kemanfaatan
نَفْعًا
dan tidak
وَلَا
mereka kuasa/tidak mampu
يَمْلِكُونَ
kematian
مَوْتًا
dan tidak
وَلَا
kehidupan
حَيَوٰةً
dan tidak
وَلَا
kebangkitan
نُشُورًا
﴿٣﴾
|
﴾
Al Furqaan:4
﴿
Dan orang-orang kafir berkata: Al Quran ini tidak lain hanyalah kebohongan yang diada-adakan oleh Muhammad dan dia dibantu oleh kaum yang lain; maka sesungguhnya mereka telah berbuat suatu kezaliman dan dusta yang besar.
|
dan berkata
وَقَالَ
orang-orang yang
الَّذِينَ
(mereka) kafir
كَفَرُوٓا۟
ini
إِنْ
tidak lain
هٰذَآ
kecuali/hanyalah
إِلَّآ
kebohongan
إِفْكٌ
(Muhammad) ada-adakannya
افْتَرَىٰهُ
dan membantunya/menolongnya
وَأَعَانَهُۥ
atasnya/kepadanya
عَلَيْهِ
kaum
قَوْمٌ
yang lain
ءَاخَرُونَ
ۖ
maka sesungguhnya
فَقَدْ
mereka datang/berbuat
جَآءُو
kezaliman
ظُلْمًا
dan dusta
وَزُورًا
﴿٤﴾
|
﴾
Al Furqaan:5
﴿
Dan mereka berkata: Dongengan-dongengan orang-orang dahulu, dimintanya supaya dituliskan, maka dibacakanlah dongengan itu kepadanya setiap pagi dan petang.
|
dan mereka berkata
وَقَالُوٓا۟
dongeng-dongeng
أَسٰطِيرُ
orang-orang terdahulu
الْأَوَّلِينَ
dituliskannya
اكْتَتَبَهَا
maka ia
فَهِىَ
dibacakan
تُمْلَىٰ
atasnya
عَلَيْهِ
diwaktu pagi
بُكْرَةً
dan petang
وَأَصِيلًا
﴿٥﴾
|