Data yang ditemukan : 6236
Halaman : 327 Dari 624
Hasil Ke:3261 s/d 3270
|
﴾
Al Qashash:9
﴿
Dan berkatalah isteri Fir'aun: (Ia) adalah penyejuk mata hati bagiku dan bagimu. Janganlah kamu membunuhnya, mudah-mudahan ia bermanfaat kepada kita atau kita ambil ia menjadi anak, sedang mereka tiada menyadari.
|
dan berkata
وَقَالَتِ
isteri
امْرَأَتُ
Fir'aun
فِرْعَوْنَ
penyejuk
قُرَّتُ
mata
عَيْنٍ
bagiku
لِّى
dan bagimu
وَلَكَ
ۖ
jangan
لَا
kamu membunuhnya
تَقْتُلُوهُ
mudah-mudahan
عَسَىٰٓ
dia akan
أَن
memberi manfaat kepada kita
يَنفَعَنَآ
atau
أَوْ
kita ambil dia
نَتَّخِذَهُۥ
anak
وَلَدًا
dan/sedang mereka
وَهُمْ
tidak
لَا
mereka menyadari
يَشْعُرُونَ
﴿٩﴾
|
﴾
Al Qashash:10
﴿
Dan menjadi kosonglah hati ibu Musa. Sesungguhnya hampir saja ia menyatakan rahasia tentang Musa, seandainya tidak Kami teguhkan hatinya, supaya ia termasuk orang-orang yang percaya (kepada janji Allah).
|
dan menjadi
وَأَصْبَحَ
hati
فُؤَادُ
ibu
أُمِّ
Musa
مُوسَىٰ
kosong
فٰرِغًا
ۖ
sungguh
إِن
ia hampir
كَادَتْ
ia menyatakan
لَتُبْدِى
dengannya
بِهِۦ
jika tidak
لَوْلَآ
bahwa
أَن
Kami teguhkan
رَّبَطْنَا
atas
عَلَىٰ
hatinya
قَلْبِهَا
supaya ia adalah
لِتَكُونَ
dari/termasuk
مِنَ
orang-orang yang beriman
الْمُؤْمِنِينَ
﴿١٠﴾
|
﴾
Al Qashash:11
﴿
Dan berkatalah ibu Musa kepada saudara Musa yang perempuan: Ikutilah dia Maka kelihatanlah olehnya Musa dari jauh, sedang mereka tidak mengetahuinya,
|
dan (ibu Musa) berkata
وَقَالَتْ
kepada saudara perempuannya (Musa)
لِأُخْتِهِۦ
selidikilah/ikutilah dia
قُصِّيهِ
ۖ
maka ia melihat
فَبَصُرَتْ
dengannya (Musa)
بِهِۦ
dari
عَن
jauh
جُنُبٍ
dan/sedang mereka
وَهُمْ
tidak
لَا
mereka menyadari
يَشْعُرُونَ
﴿١١﴾
|
﴾
Al Qashash:12
﴿
dan Kami cegah Musa dari menyusu kepada perempuan-perempuan yang mau menyusui(nya) sebelum itu; maka berkatalah saudara Musa: Maukah kamu aku tunjukkan kepadamu ahlul bait yang akan memeliharanya untukmu dan mereka dapat berlaku baik kepadanya?.
|
۞
dan Kami haramkan/cegah
وَحَرَّمْنَا
atasnya (Musa)
عَلَيْهِ
perempuan-perempuan yang menyusukan
الْمَرَاضِعَ
dari
مِن
sebelum itu
قَبْلُ
maka ia berkata
فَقَالَتْ
apakah/maukah
هَلْ
aku tunjukkan kepadamu
أَدُلُّكُمْ
atas
عَلَىٰٓ
keluarga
أَهْلِ
rumah-tangga
بَيْتٍ
akan memeliharanya
يَكْفُلُونَهُۥ
untukmu
لَكُمْ
dan mereka
وَهُمْ
kepadanya
لَهُۥ
berlaku jujur/baik
نٰصِحُونَ
﴿١٢﴾
|
﴾
Al Qashash:13
﴿
Maka kami kembalikan Musa kepada ibunya, supaya senang hatinya dan tidak berduka cita dan supaya ia mengetahui bahwa janji Allah itu adalah benar, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahuinya.
|
maka Kami kembalikannya
فَرَدَدْنٰهُ
kepada
إِلَىٰٓ
ibunya
أُمِّهِۦ
supaya
كَىْ
ia sejuk
تَقَرَّ
matanya
عَيْنُهَا
dan ia tidak
وَلَا
bersedih hati
تَحْزَنَ
dan supaya ia mengetahui
وَلِتَعْلَمَ
bahwasanya
أَنَّ
janji
وَعْدَ
Allah
اللَّـهِ
benar
حَقٌّ
tetapi
وَلٰكِنَّ
kebanyakan mereka
أَكْثَرَهُمْ
tidak
لَا
mereka mengetahui
يَعْلَمُونَ
﴿١٣﴾
|
﴾
Al Qashash:14
﴿
Dan setelah Musa cukup umur dan sempurna akalnya, Kami berikan kepadanya hikmah (kenabian) dan pengetahuan. Dan demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
|
dan setelah
وَلَمَّا
(Musa) sampai
بَلَغَ
umurnya/dewasanya
أَشُدَّهُۥ
dan dia telah sempurna
وَاسْتَوَىٰٓ
Kami berikan kepadanya
ءَاتَيْنٰهُ
hikmah
حُكْمًا
dan ilmu
وَعِلْمًا
ۚ
dan demikianlah
وَكَذٰلِكَ
Kami memberi balasan
نَجْزِى
orang-orang yang berbuat baik
الْمُحْسِنِينَ
﴿١٤﴾
|
﴾
Al Qashash:15
﴿
Dan Musa masuk ke kota (Memphis) ketika penduduknya sedang lengah, maka didapatinya di dalam kota itu dua orang laki-laki yang berkelahi; yang seorang dari golongannya (Bani Israil) dan seorang (lagi) dari musuhnya (kaum Fir'aun). Maka orang yang dari golongannya meminta pertolongan kepadanya, untuk mengalahkan orang yang dari musuhnya lalu Musa meninjunya, dan matilah musuhnya itu. Musa berkata: Ini adalah perbuatan syaitan sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang menyesatkan lagi nyata (permusuhannya).
|
dan (Musa) masuk
وَدَخَلَ
kota
الْمَدِينَةَ
atas
عَلَىٰ
sewaktu
حِينِ
lalai/lengah
غَفْلَةٍ
dari
مِّنْ
penduduknya
أَهْلِهَا
maka dia mendapatkan
فَوَجَدَ
di dalamnya (kota)
فِيهَا
dua orang laki-laki
رَجُلَيْنِ
keduanya perang/berkelahi
يَقْتَتِلَانِ
ini (orang)
هٰذَا
dari
مِن
golongannya
شِيعَتِهِۦ
dan ini (orang)
وَهٰذَا
dari
مِنْ
musuhnya
عَدُوِّهِۦ
ۖ
maka meminta tolong kepadanya
فَاسْتَغٰثَهُ
yang
الَّذِى
dari
مِن
golongannya
شِيعَتِهِۦ
atas
عَلَى
(orang) yang
الَّذِى
dari
مِنْ
musuhnya
عَدُوِّهِۦ
maka meninjunya
فَوَكَزَهُۥ
Musa
مُوسَىٰ
lalu menentukan/mati
فَقَضَىٰ
atasnya (musuhnya)
عَلَيْهِ
ۖ
(Musa) berkata
قَالَ
ini
هٰذَا
dari
مِنْ
perbuatan
عَمَلِ
syaitan
الشَّيْطٰنِ
ۖ
sesungguhnya ia/syaitan
إِنَّهُۥ
musuh
عَدُوٌّ
menyesatkan
مُّضِلٌّ
yang nyata
مُّبِينٌ
﴿١٥﴾
|
﴾
Al Qashash:16
﴿
Musa mendoa: Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah menganiaya diriku sendiri karena itu ampunilah aku. Maka Allah mengampuninya, sesungguhnya Allah Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
|
(Musa) berkata
قَالَ
ya Tuhanku
رَبِّ
sesungguhnya aku
إِنِّى
aku telah menganiaya
ظَلَمْتُ
diriku
نَفْسِى
maka ampunilah
فَاغْفِرْ
aku
لِى
maka Dia mengampuni
فَغَفَرَ
padanya
لَهُۥٓ
ۚ
sesungguhnya Dia/Allah
إِنَّهُۥ
Dia
هُوَ
Maha Pengampun
الْغَفُورُ
Maha Penyayang
الرَّحِيمُ
﴿١٦﴾
|
﴾
Al Qashash:17
﴿
Musa berkata: Ya Tuhanku, demi nikmat yang telah Engkau anugerahkan kepadaku, aku sekali-kali tiada akan menjadi penolong bagi orang-orang yang berdosa.
|
(Musa) berkata
قَالَ
ya Tuhanku
رَبِّ
dengan apa/nikmat
بِمَآ
telah Engkau anugerahkan
أَنْعَمْتَ
atasku/kepadaku
عَلَىَّ
maka aku tidak
فَلَنْ
menjadi
أَكُونَ
penolong
ظَهِيرًا
bagi orang-orang yang berdosa
لِّلْمُجْرِمِينَ
﴿١٧﴾
|
﴾
Al Qashash:18
﴿
Karena itu, jadilah Musa di kota itu merasa takut menunggu-nunggu dengan khawatir (akibat perbuatannya), maka tiba-tiba orang yang meminta pertolongan kemarin berteriak meminta pertolongan kepadanya. Musa berkata kepadanya: Sesungguhnya kamu benar-benar orang sesat yang nyata (kesesatannya).
|
maka jadilah dia/Musa
فَأَصْبَحَ
dalam
فِى
kota
الْمَدِينَةِ
ketakutan
خَآئِفًا
dia menunggu-nunggu
يَتَرَقَّبُ
maka tiba-tiba
فَإِذَا
(orang) yang
الَّذِى
meminta tolong kepadanya
اسْتَنصَرَهُۥ
dengan kemarin
بِالْأَمْسِ
ia berteriak kepadanya
يَسْتَصْرِخُهُۥ
ۚ
berkata
قَالَ
kepadanya
لَهُۥ
Musa
مُوسَىٰٓ
sesungguhnya kamu
إِنَّكَ
benar-benar orang sesat
لَغَوِىٌّ
yang nyata
مُّبِينٌ
﴿١٨﴾
|