Data yang ditemukan : 6236
Halaman : 334 Dari 624
Hasil Ke:3331 s/d 3340
|
﴾
Al Qashash:79
﴿
Maka keluarlah Karun kepada kaumnya dalam kemegahannya. Berkatalah orang-orang yang menghendaki kehidupan dunia: Moga-moga kiranya kita mempunyai seperti apa yang telah diberikan kepada Karun; sesungguhnya ia benar-benar mempunyai keberuntungan yang besar.
|
maka dia keluar
فَخَرَجَ
atas/kepada
عَلَىٰ
kaumnya
قَوْمِهِۦ
dalam
فِى
perhiasan/kemegahan
زِينَتِهِۦ
ۖ
berkata
قَالَ
orang-orang yang
الَّذِينَ
(mereka) menghendaki
يُرِيدُونَ
kehidupan
الْحَيَوٰةَ
dunia
الدُّنْيَا
seandainya
يٰلَيْتَ
bagi kita (kita mempunyai)
لَنَا
seperti
مِثْلَ
apa
مَآ
diberikan
أُوتِىَ
Karun
قٰرُونُ
sesungguhnya dia
إِنَّهُۥ
benar-benar mempunyai
لَذُو
nasib baik/peruntungan
حَظٍّ
yang besar
عَظِيمٍ
﴿٧٩﴾
|
﴾
Al Qashash:80
﴿
Berkatalah orang-orang yang dianugerahi ilmu: Kecelakaan yang besarlah bagimu, pahala Allah adalah lebih baik bagi orang-orang yang beriman dan beramal saleh, dan tidak diperoleh pahala itu, kecuali oleh orang-orang yang sabar.
|
dan berkata
وَقَالَ
orang-orang yang
الَّذِينَ
(mereka) diberi
أُوتُوا۟
ilmu
الْعِلْمَ
kecelakaan kamu
وَيْلَكُمْ
pahala
ثَوَابُ
Allah
اللَّـهِ
lebih baik
خَيْرٌ
bagi orang
لِّمَنْ
ia beriman
ءَامَنَ
dan beramal
وَعَمِلَ
kebajikan/saleh
صٰلِحًا
dan tidak
وَلَا
ditemuinya/diperolehnya
يُلَقَّىٰهَآ
kecuali
إِلَّا
orang-orang yang sabar
الصّٰبِرُونَ
﴿٨٠﴾
|
﴾
Al Qashash:81
﴿
Maka Kami benamkanlah Karun beserta rumahnya ke dalam bumi. Maka tidak ada baginya suatu golonganpun yang menolongnya terhadap azab Allah. Dan tiadalah ia termasuk orang-orang (yang dapat) membela (dirinya).
|
maka Kami benamkan
فَخَسَفْنَا
dengannya
بِهِۦ
dan dengan rumahnya
وَبِدَارِهِ
bumi
الْأَرْضَ
maka tidak
فَمَا
ada
كَانَ
baginya
لَهُۥ
dari
مِن
golongan
فِئَةٍ
mereka menolongnya
يَنصُرُونَهُۥ
dari
مِن
selain
دُونِ
Allah
اللَّـهِ
dan tidak
وَمَا
ada
كَانَ
dari/termasuk
مِنَ
orang-orang yang dapat menolong
الْمُنتَصِرِينَ
﴿٨١﴾
|
﴾
Al Qashash:82
﴿
Dan jadilah orang-orang yang kemarin mencita-citakan kedudukan Karun itu, berkata: Aduhai, benarlah Allah melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki dari hamba-hambanya dan menyempitkannya; kalau Allah tidak melimpahkan karunia-Nya atas kita benar-benar Dia telah membenamkan kita (pula). Aduhai benarlah, tidak beruntung orang-orang yang mengingkari (nikmat Allah).
|
dan jadilah
وَأَصْبَحَ
orang-orang yang
الَّذِينَ
(mereka) menginginkan
تَمَنَّوْا۟
kedudukannya
مَكَانَهُۥ
dengan kemarin
بِالْأَمْسِ
mereka berkata
يَقُولُونَ
aduh
وَيْكَأَنَّ
Allah
اللَّـهَ
melapangkan
يَبْسُطُ
rezeki
الرِّزْقَ
bagi siapa
لِمَن
Dia kehendaki
يَشَآءُ
dari
مِنْ
hamba-hamba-Nya
عِبَادِهِۦ
dan Dia menyempitkan
وَيَقْدِرُ
ۖ
jika tidak
لَوْلَآ
bahwa
أَن
karunia
مَّنَّ
Allah
اللَّـهُ
atas kami
عَلَيْنَا
tentu Dia telah membenamkan
لَخَسَفَ
dengan kami
بِنَا
ۖ
aduh
وَيْكَأَنَّهُۥ
tidak
لَا
beruntung
يُفْلِحُ
orang-orang yang ingkar
الْكٰفِرُونَ
﴿٨٢﴾
|
﴾
Al Qashash:83
﴿
Negeri akhirat itu, Kami jadikan untuk orang-orang yang tidak ingin menyombongkan diri dan berbuat kerusakan di (muka) bumi. Dan kesudahan (yang baik) itu adalah bagi orang-orang yang bertakwa.
|
itu
تِلْكَ
rumah/kampung
الدَّارُ
akhirat
الْءَاخِرَةُ
Kami jadikannya
نَجْعَلُهَا
bagi orang-orang yang
لِلَّذِينَ
tidak
لَا
(mereka) menghendaki
يُرِيدُونَ
kesombongan diri
عُلُوًّا
di
فِى
muka bumi
الْأَرْضِ
dan tidak
وَلَا
membuat kerusakan
فَسَادًا
ۚ
dan akibat/kesudahan
وَالْعٰقِبَةُ
bagi orang-orang yang bertakwa
لِلْمُتَّقِينَ
﴿٨٣﴾
|
﴾
Al Qashash:84
﴿
Barangsiapa yang datang dengan (membawa) kebaikan, maka baginya (pahala) yang lebih baik daripada kebaikannya itu; dan barangsiapa yang datang dengan (membawa) kejahatan, maka tidaklah diberi pembalasan kepada orang-orang yang telah mengerjakan kejahatan itu, melainkan (seimbang) dengan apa yang dahulu mereka kerjakan.
|
barangsiapa
مَن
datang
جَآءَ
dengan kebaikan
بِالْحَسَنَةِ
maka baginya
فَلَهُۥ
lebih baik
خَيْرٌ
dari padanya
مِّنْهَا
ۖ
dan barangsiapa
وَمَن
datang
جَآءَ
dengan kejahatan
بِالسَّيِّئَةِ
maka tidak
فَلَا
diberi balasan
يُجْزَى
orang-orang yang
الَّذِينَ
(mereka) kerjakan
عَمِلُوا۟
kejahatan
السَّيِّـَٔاتِ
melainkan
إِلَّا
apa
مَا
yang adalah
كَانُوا۟
mereka kerjakan
يَعْمَلُونَ
﴿٨٤﴾
|
﴾
Al Qashash:85
﴿
Sesungguhnya yang mewajibkan atasmu (melaksanakan hukum-hukum) Al Quran, benar-benar akan mengembalikan kamu ke tempat kembali. Katakanlah: Tuhanku mengetahui orang yang membawa petunjuk dan orang yang dalam kesesatan yang nyata.
|
sesungguhnya
إِنَّ
yang
الَّذِى
mewajibkan
فَرَضَ
atasmu
عَلَيْكَ
Al-Qur'an
الْقُرْءَانَ
benar-benar akan mengembalikan kamu
لَرَآدُّكَ
kepada
إِلَىٰ
tempat kembali
مَعَادٍ
ۚ
katakanlah
قُل
Tuhanku
رَّبِّىٓ
lebih mengetahui
أَعْلَمُ
orang
مَن
datang
جَآءَ
dengan petunjuk
بِالْهُدَىٰ
dan orang
وَمَنْ
ia
هُوَ
dalam
فِى
kesesatan
ضَلٰلٍ
yang nyata
مُّبِينٍ
﴿٨٥﴾
|
﴾
Al Qashash:86
﴿
Dan kamu tidak pernah mengharap agar Al Quran diturunkan kepadamu, tetapi ia (diturunkan) karena suatu rahmat yang besar dari Tuhanmu, sebab itu janganlah sekali-kali kamu menjadi penolong bagi orang-orang kafir.
|
dan tidak ada
وَمَا
kamu
كُنتَ
kamu mengharap
تَرْجُوٓا۟
bahwa
أَن
dijatuhkan/diturunkan
يُلْقَىٰٓ
kepadamu
إِلَيْكَ
Kitab
الْكِتٰبُ
melainkan
إِلَّا
suatu rahmat
رَحْمَةً
dari
مِّن
Tuhanmu
رَّبِّكَ
ۖ
maka janganlah
فَلَا
sekali-kali kamu menjadi
تَكُونَنَّ
penolong
ظَهِيرًا
bagi orang-orang yang kafir
لِّلْكٰفِرِينَ
﴿٨٦﴾
|
﴾
Al Qashash:87
﴿
Dan janganlah sekali-kali mereka dapat menghalangimu dari (menyampaikan) ayat-ayat Allah, sesudah ayat-ayat itu diturunkan kepadamu, dan serulah mereka kepada (jalan) Tuhanmu, dan janganlah sekali-sekali kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan.
|
dan jangan
وَلَا
sekali-kali mereka menghalang-halangimu
يَصُدُّنَّكَ
dari
عَنْ
ayat-ayat
ءَايٰتِ
Allah
اللَّـهِ
sesudah
بَعْدَ
tatkala
إِذْ
diturunkan
أُنزِلَتْ
kepadamu
إِلَيْكَ
ۖ
dan serulah
وَادْعُ
kepada
إِلَىٰ
Tuhanmu
رَبِّكَ
ۖ
dan janganlah
وَلَا
sekali-kali kamu menjadi
تَكُونَنَّ
dari/termasuk
مِنَ
orang-orang yang mempersekutukan
الْمُشْرِكِينَ
﴿٨٧﴾
|
﴾
Al Qashash:88
﴿
Janganlah kamu sembah di samping (menyembah) Allah, tuhan apapun yang lain. Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. Tiap-tiap sesuatu pasti binasa, kecuali Allah. Bagi-Nya-lah segala penentuan, dan hanya kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.
|
dan jangan
وَلَا
kamu seru/sembah
تَدْعُ
beserta/disamping
مَعَ
Allah
اللَّـهِ
Tuhan
إِلٰهًا
yang lain
ءَاخَرَ
ۘ
tidak ada
لَآ
tuhan
إِلٰهَ
melainkan
إِلَّا
Dia
هُوَ
ۚ
segala
كُلُّ
sesuatu
شَىْءٍ
binasa
هَالِكٌ
kecuali
إِلَّا
wajah/dzat-Nya
وَجْهَهُۥ
ۚ
bagi-Nya
لَهُ
hukum/penentuan
الْحُكْمُ
dan kepadaNya
وَإِلَيْهِ
kamu akan dikembalikan
تُرْجَعُونَ
﴿٨٨﴾
|