Data yang ditemukan : 6236
Halaman : 517 Dari 624
Hasil Ke:5161 s/d 5170
|
﴾
Al mumtahanah:11
﴿
Dan jika seseorang dari isteri-isterimu lari kepada orang-orang kafir, lalu kamu mengalahkan mereka maka bayarkanlah kepada orang-orang yang lari isterinya itu mahar sebanyak yang telah mereka bayar. Dan bertakwalah kepada Allah Yang kepada-Nya kamu beriman.
|
dan jika
وَإِن
berlalu/lari padamu
فَاتَكُمْ
sesuatu
شَىْءٌ
dari
مِّنْ
isteri-isterimu
أَزْوٰجِكُمْ
kepada
إِلَى
orang-orang kafir
الْكُفَّارِ
lalu kamu mengalahkan
فَعَاقَبْتُمْ
maka berikanlah
فَـَٔاتُوا۟
orang-orang yang
الَّذِينَ
pergi/lari
ذَهَبَتْ
isteri-isteri mereka
أَزْوٰجُهُم
seperti/sebesar
مِّثْلَ
apa
مَآ
mereka belanjakan
أَنفَقُوا۟
ۚ
dan bertakwalah
وَاتَّقُوا۟
Allah
اللَّـهَ
yang
الَّذِىٓ
kamu
أَنتُم
kepada-Nya
بِهِۦ
orang-orang yang beriman
مُؤْمِنُونَ
﴿١١﴾
|
﴾
Al mumtahanah:12
﴿
Hai Nabi, apabila datang kepadamu perempuan-perempuan yang beriman untuk mengadakan janji setia, bahwa mereka tiada akan menyekutukan Allah, tidak akan mencuri, tidak akan berzina, tidak akan membunuh anak-anaknya, tidak akan berbuat dusta yang mereka ada-adakan antara tangan dan kaki mereka dan tidak akan mendurhakaimu dalam urusan yang baik, maka terimalah janji setia mereka dan mohonkanlah ampunan kepada Allah untuk mereka. Sesungguhnya Allah maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
|
wahai
يٰٓأَيُّهَا
nabi
النَّبِىُّ
apabila
إِذَا
datang kepadamu
جَآءَكَ
wanita-wanita beriman
الْمُؤْمِنٰتُ
berjanji setia
يُبَايِعْنَكَ
atas
عَلَىٰٓ
bahwa
أَن
tidak
لَّا
mempersekutukan
يُشْرِكْنَ
dengan Allah
بِاللَّـهِ
sesuatu
شَيْـًٔا
dan tidak
وَلَا
mereka mencuri
يَسْرِقْنَ
dan tidak
وَلَا
berizina
يَزْنِينَ
dan tidak
وَلَا
membunuh
يَقْتُلْنَ
anak-anak mereka
أَوْلٰدَهُنَّ
dan tidak
وَلَا
datangkan/berbuat
يَأْتِينَ
dengan dusta
بِبُهْتٰنٍ
mereka ada-adakannya
يَفْتَرِينَهُۥ
antara
بَيْنَ
tangan mereka
أَيْدِيهِنَّ
dan kaki-kaki mereka
وَأَرْجُلِهِنَّ
dan tidak
وَلَا
mereka mendurhakaimu
يَعْصِينَكَ
dalam
فِى
kebaikan
مَعْرُوفٍ
ۙ
maka terimalah janji setia mereka
فَبَايِعْهُنَّ
dan mohonkan ampun
وَاسْتَغْفِرْ
bagi/untuk mereka
لَهُنَّ
Allah
اللَّـهَ
ۖ
sesungguhnya
إِنَّ
Allah
اللَّـهَ
Maha Pengampun
غَفُورٌ
Maha Penyayang
رَّحِيمٌ
﴿١٢﴾
|
﴾
Al mumtahanah:13
﴿
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu jadikan penolongmu kaum yang dimurkai Allah. Sesungguhnya mereka telah putus asa terhadap negeri akhirat sebagaimana orang-orang kafir yang telah berada dalam kubur berputus asa.
|
wahai
يٰٓأَيُّهَا
orang-orang yang
الَّذِينَ
beriman
ءَامَنُوا۟
jangan
لَا
jadikan sabahat/pemimpin
تَتَوَلَّوْا۟
kaum
قَوْمًا
memurkai
غَضِبَ
Allah
اللَّـهُ
atas mereka
عَلَيْهِمْ
sesungguhnya
قَدْ
mereka putus asa
يَئِسُوا۟
dari/terhadap
مِنَ
akhitat
الْءَاخِرَةِ
sebagaimana
كَمَا
berputus asa
يَئِسَ
orang-orang kafir
الْكُفَّارُ
dari
مِنْ
penghuni
أَصْحٰبِ
kubur
الْقُبُورِ
﴿١٣﴾
|
﴾
Ash Shaff:1
﴿
Telah bertasbih kepada Allah apa saja yang ada di langit dan apa saja yang ada di bumi; dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
|
bertasbih
سَبَّحَ
kepada Allah
لِلَّـهِ
apa
مَا
pada
فِى
langit
السَّمٰوٰتِ
dan apa
وَمَا
pada
فِى
bumi
الْأَرْضِ
ۖ
dan Dia
وَهُوَ
Maha Perkasa
الْعَزِيزُ
Maha Bijaksana
الْحَكِيمُ
﴿١﴾
|
﴾
Ash Shaff:2
﴿
Wahai orang-orang yang beriman, kenapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan?
|
wahai
يٰٓأَيُّهَا
orang-orang yang
الَّذِينَ
beriman
ءَامَنُوا۟
mengapa
لِمَ
kamu mengatakan
تَقُولُونَ
apa
مَا
tidak
لَا
kamu kerjakan
تَفْعَلُونَ
﴿٢﴾
|
﴾
Ash Shaff:3
﴿
Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.
|
besar
كَبُرَ
kebencian
مَقْتًا
disisi
عِندَ
Allah
اللَّـهِ
bahwa
أَن
kamu mengatakan
تَقُولُوا۟
apa
مَا
tidak
لَا
kamu kerjakan
تَفْعَلُونَ
﴿٣﴾
|
﴾
Ash Shaff:4
﴿
Sesungguhnya Allah menyukai orang yang berperang dijalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.
|
sesungguhnya
إِنَّ
Allah
اللَّـهَ
mencintai
يُحِبُّ
orang-orang yang
الَّذِينَ
(mereka) berperang
يُقٰتِلُونَ
pada
فِى
jalan-Nya
سَبِيلِهِۦ
barisan
صَفًّا
seakan-akan
كَأَنَّهُم
bangunan
بُنْيٰنٌ
tersusun
مَّرْصُوصٌ
﴿٤﴾
|
﴾
Ash Shaff:5
﴿
Dan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada kaumnya: Hai kaumku, mengapa kamu menyakitiku, sedangkan kamu mengetahui bahwa sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu? Maka tatkala mereka berpaling (dari kebenaran), Allah memalingkan hati mereka; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang fasik.
|
apabila
وَإِذْ
berkata
قَالَ
Musa
مُوسَىٰ
kepada kaumnya
لِقَوْمِهِۦ
???
يٰقَوْمِ
mengapa
لِمَ
kamu menyakiti aku
تُؤْذُونَنِى
dan sesungguhnya
وَقَد
kamu mengetahui
تَّعْلَمُونَ
sesungguhnya aku
أَنِّى
rasul/utusan
رَسُولُ
Allah
اللَّـهِ
kepadamu
إِلَيْكُمْ
ۖ
maka tatkala
فَلَمَّا
mereka berpaling
زَاغُوٓا۟
memalingkan
أَزَاغَ
Allah
اللَّـهُ
hati mereka
قُلُوبَهُمْ
ۚ
dan Allah
وَاللَّـهُ
tidak
لَا
menunjukkan
يَهْدِى
kaum
الْقَوْمَ
orang-orang yang fasik
الْفٰسِقِينَ
﴿٥﴾
|
﴾
Ash Shaff:6
﴿
Dan (ingatlah) ketika Isa ibnu Maryam berkata: Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad). Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: Ini adalah sihir yang nyata.
|
dan apabila
وَإِذْ
berkata
قَالَ
Isa
عِيسَى
binti/anak
ابْنُ
Maryam
مَرْيَمَ
Wahai keturunan
يٰبَنِىٓ
Israil
إِسْرٰٓءِيلَ
sesungguhnya aku
إِنِّى
rasul/utusan
رَسُولُ
Allah
اللَّـهِ
kepadamu
إِلَيْكُم
yang membenarkan
مُّصَدِّقًا
terhadap apa
لِّمَا
antara
بَيْنَ
hadapanku/sebelumku
يَدَىَّ
dari
مِنَ
Taurat
التَّوْرَىٰةِ
dan kabar gembira
وَمُبَشِّرًۢا
dengan seorang rasul
بِرَسُولٍ
akan datang
يَأْتِى
dari
مِنۢ
sesudahku
بَعْدِى
namanya
اسْمُهُۥٓ
Ahmad
أَحْمَدُ
ۖ
maka tatkala
فَلَمَّا
datang kepada mereka
جَآءَهُم
dengan keterangan yang jelas
بِالْبَيِّنٰتِ
berkata mereka
قَالُوا۟
ini
هٰذَا
sihir
سِحْرٌ
yang nyata
مُّبِينٌ
﴿٦﴾
|
﴾
Ash Shaff:7
﴿
Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan dusta terhadap Allah sedang dia diajak kepada Islam? Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang zalim.
|
dan siapa
وَمَنْ
lebih zalim
أَظْلَمُ
dari pada orang
مِمَّنِ
mengada-adakan
افْتَرَىٰ
atas/terhadap Allah
عَلَى
Allah
اللَّـهِ
dusta
الْكَذِبَ
dan dia
وَهُوَ
di ajak
يُدْعَىٰٓ
atas
إِلَى
Islam
الْإِسْلٰمِ
ۚ
baginya
وَاللَّـهُ
tidak
لَا
memberi petunjuk
يَهْدِى
kaum
الْقَوْمَ
orang-orang yang zalim
الظّٰلِمِينَ
﴿٧﴾
|