Data yang ditemukan : 6236
Halaman : 56 Dari 624
Hasil Ke:551 s/d 560
|
﴾
An Nisaa:58
﴿
Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.
|
۞
sesungguhnya
إِنَّ
Allah
اللَّـهَ
Dia menyuruh
يَأْمُرُكُمْ
untuk
أَن
menyampaikan
تُؤَدُّوا۟
amanat
الْأَمٰنٰتِ
kepada
إِلَىٰٓ
yang berhak menerimanya
أَهْلِهَا
dan apabila
وَإِذَا
kamu menetapkan hukum
حَكَمْتُم
diantara
بَيْنَ
manusia
النَّاسِ
supaya
أَن
kamu menetapkan hukum
تَحْكُمُوا۟
dengan adil
بِالْعَدْلِ
ۚ
sesungguhnya
إِنَّ
Allah
اللَّـهَ
sebaik-baiknya
نِعِمَّا
Dia memberi pelajaran kepadamu
يَعِظُكُم
dengannya
بِهِۦٓ
ۗ
sesunguhnya
إِنَّ
Allah
اللَّـهَ
adlah Dia
كَانَ
Maha Mendengar
سَمِيعًۢا
Maha Melihat
بَصِيرًا
﴿٥٨﴾
|
﴾
An Nisaa:59
﴿
Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.
|
wahai
يٰٓأَيُّهَا
orang-orang yang
الَّذِينَ
beriman
ءَامَنُوٓا۟
taatlah kamu
أَطِيعُوا۟
Allah
اللَّـهَ
dan taatlah
وَأَطِيعُوا۟
Rasul
الرَّسُولَ
dan ulil
وَأُو۟لِى
Amri
الْأَمْرِ
diantara kamu
مِنكُمْ
ۖ
maka jika
فَإِن
kamu berselisih
تَنٰزَعْتُمْ
dalam/tentang
فِى
sesuatu
شَىْءٍ
maka kembalikanlah ia
فَرُدُّوهُ
kepada
إِلَى
Allah
اللَّـهِ
dan Rasul
وَالرَّسُولِ
jika
إِن
kamu adalah
كُنتُمْ
(kamu) beriman
تُؤْمِنُونَ
kepada Allah
بِاللَّـهِ
dan hari
وَالْيَوْمِ
akhirat/akhir
الْءَاخِرِ
ۚ
dmikian itu
ذٰلِكَ
lebih baik/utama
خَيْرٌ
dan sebaik-baik
وَأَحْسَنُ
kesudahan/akibatnya
تَأْوِيلًا
﴿٥٩﴾
|
﴾
An Nisaa:60
﴿
Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang mengaku dirinya telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan kepada apa yang diturunkan sebelum kamu? Mereka hendak berhakim kepada thaghut, padahal mereka telah diperintah mengingkari thaghut itu. Dan syaitan bermaksud menyesatkan mereka (dengan) penyesatan yang sejauh-jauhnya.
|
apakah tidak
أَلَمْ
kamu perhatikan
تَرَ
kepada
إِلَى
orang-orang yang
الَّذِينَ
mereka mengaku
يَزْعُمُونَ
sesungguhnya mereka
أَنَّهُمْ
beriman
ءَامَنُوا۟
dengan/kepada apa
بِمَآ
diturunkan
أُنزِلَ
kepadamu
إِلَيْكَ
dan apa
وَمَآ
diturunkan
أُنزِلَ
dari
مِن
sebelum kamu
قَبْلِكَ
mereka hendak
يُرِيدُونَ
bahwa
أَن
mereka berhakim
يَتَحَاكَمُوٓا۟
kepada
إِلَى
Tagut (berhala)
الطّٰغُوتِ
dan sungguh
وَقَدْ
mereka diperintah
أُمِرُوٓا۟
untuk
أَن
mereka mengingkari
يَكْفُرُوا۟
dengannya
بِهِۦ
dan menghendaki
وَيُرِيدُ
syaitan
الشَّيْطٰنُ
untuk
أَن
menyesatkan mereka
يُضِلَّهُمْ
penyesatan
ضَلٰلًۢا
sejauh-jauhnya
بَعِيدًا
﴿٦٠﴾
|
﴾
An Nisaa:61
﴿
Apabila dikatakan kepada mereka: Marilah kamu (tunduk) kepada hukum yang Allah telah turunkan dan kepada hukum Rasul, niscaya kamu lihat orang-orang munafik menghalangi (manusia) dengan sekuat-kuatnya dari (mendekati) kamu.
|
dan apabila
وَإِذَا
dikatakan
قِيلَ
kepada mereka
لَهُمْ
marilah
تَعَالَوْا۟
kepada
إِلَىٰ
apa (hukum)
مَآ
telah turunkan
أَنزَلَ
Allah
اللَّـهُ
dan kepada
وَإِلَى
Rasul
الرَّسُولِ
kamu lihat
رَأَيْتَ
orang-orang munafik
الْمُنٰفِقِينَ
(mereka) menghalangi
يَصُدُّونَ
dari kamu
عَنكَ
halangan yang sangat kuat
صُدُودًا
﴿٦١﴾
|
﴾
An Nisaa:62
﴿
Maka bagaimanakah halnya apabila mereka (orang-orang munafik) ditimpa sesuatu musibah disebabkan perbuatan tangan mereka sendiri, kemudian mereka datang kepadamu sambil bersumpah: Demi Allah, kami sekali-kali tidak menghendaki selain penyelesaian yang baik dan perdamaian yang sempurna.
|
maka bagaimanakah
فَكَيْفَ
apabila
إِذَآ
menimpa mereka
أَصٰبَتْهُم
musibah
مُّصِيبَةٌۢ
dengan sebab
بِمَا
perbuatan
قَدَّمَتْ
tangan-tangan mereka
أَيْدِيهِمْ
kemudian
ثُمَّ
mereka datang kepadamu
جَآءُوكَ
mereka bersumpah
يَحْلِفُونَ
dengan/demi Allah
بِاللَّـهِ
sekali-kali tidak
إِنْ
kami menghendaki
أَرَدْنَآ
kecuali/selain
إِلَّآ
kebaikan
إِحْسٰنًا
dan perdamaian yang sempurna
وَتَوْفِيقًا
﴿٦٢﴾
|
﴾
An Nisaa:63
﴿
Mereka itu adalah orang-orang yang Allah mengetahui apa yang di dalam hati mereka. Karena itu berpalinglah kamu dari mereka, dan berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka.
|
mereka itu
أُو۟لٰٓئِكَ
orang-orang yang
الَّذِينَ
mengetahui
يَعْلَمُ
Allah
اللَّـهُ
apa
مَا
di dalam
فِى
hati mereka
قُلُوبِهِمْ
maka berpalinglah kamu
فَأَعْرِضْ
dari mereka
عَنْهُمْ
dan berilah mereka pelajaran
وَعِظْهُمْ
dan katakanlah
وَقُل
kepada mereka
لَّهُمْ
dalam
فِىٓ
diri/jiwa mereka
أَنفُسِهِمْ
perkataan
قَوْلًۢا
berbekas
بَلِيغًا
﴿٦٣﴾
|
﴾
An Nisaa:64
﴿
Dan Kami tidak mengutus seseorang rasul melainkan untuk ditaati dengan seizin Allah. Sesungguhnya jikalau mereka ketika menganiaya dirinya datang kepadamu, lalu memohon ampun kepada Allah, dan Rasulpun memohonkan ampun untuk mereka, tentulah mereka mendapati Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.
|
dan tidak
وَمَآ
Kami mengutus
أَرْسَلْنَا
dari
مِن
seorang Rasul
رَّسُولٍ
melainkan
إِلَّا
untuk ditaati
لِيُطَاعَ
dengan seizin
بِإِذْنِ
Allah
اللَّـهِ
ۚ
dan jikalau
وَلَوْ
sesungguhnya mereka
أَنَّهُمْ
ketika
إِذ
mereka menganiaya
ظَّلَمُوٓا۟
diri mereka
أَنفُسَهُمْ
mereka datang kepadamu
جَآءُوكَ
maka/lalu mereka mohon ampun
فَاسْتَغْفَرُوا۟
Allah
اللَّـهَ
dan memohonkan ampun
وَاسْتَغْفَرَ
untuk mereka
لَهُمُ
Rasul
الرَّسُولُ
tentu mereka mendapati
لَوَجَدُوا۟
Allah
اللَّـهَ
Maha Penerima Taubat
تَوَّابًا
Maha Penyayang
رَّحِيمًا
﴿٦٤﴾
|
﴾
An Nisaa:65
﴿
Maka demi Tuhanmu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim terhadap perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa dalam hati mereka sesuatu keberatan terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya.
|
maka
فَلَا
dan/demi Tuhanmu
وَرَبِّكَ
tidak
لَا
beriman
يُؤْمِنُونَ
hingga
حَتَّىٰ
mereka menjadikan kamu hakim
يُحَكِّمُوكَ
terhadap apa/perkara
فِيمَا
perselisihan
شَجَرَ
diantara mereka
بَيْنَهُمْ
kemudian
ثُمَّ
tidak
لَا
mereka mendapatkan
يَجِدُوا۟
dalam
فِىٓ
diri/hati mereka
أَنفُسِهِمْ
keberatan
حَرَجًا
terhadap apa
مِّمَّا
kamu putuskan
قَضَيْتَ
dan mereka menerima
وَيُسَلِّمُوا۟
penerima sepenuhnya
تَسْلِيمًا
﴿٦٥﴾
|
﴾
An Nisaa:66
﴿
Dan sesungguhnya kalau Kami perintahkan kepada mereka: Bunuhlah dirimu atau keluarlah kamu dari kampungmu, niscaya mereka tidak akan melakukannya kecuali sebagian kecil dari mereka. Dan sesungguhnya kalau mereka melaksanakan pelajaran yang diberikan kepada mereka, tentulah hal yang demikian itu lebih baik bagi mereka dan lebih menguatkan (iman mereka),
|
dan kalau
وَلَوْ
sesungguhnya
أَنَّا
Kami perintahkan
كَتَبْنَا
atas/kepada mereka
عَلَيْهِمْ
bahwa
أَنِ
bunuhlah mereka
اقْتُلُوٓا۟
dirimu
أَنفُسَكُمْ
atau
أَوِ
keluarlah kamu
اخْرُجُوا۟
dari
مِن
kampungmu
دِيٰرِكُم
tidak
مَّا
mereka melakukannya
فَعَلُوهُ
kecuali
إِلَّا
sedikit/sebagian kecil
قَلِيلٌ
dari mereka
مِّنْهُمْ
ۖ
dan kalau
وَلَوْ
sesungguhnya mereka
أَنَّهُمْ
(mereka) melaksanakan
فَعَلُوا۟
apa/pelajaran
مَا
diberikan
يُوعَظُونَ
dengannya
بِهِۦ
tentulah ia/demikian itu
لَكَانَ
lebih baik
خَيْرًا
bagi mereka
لَّهُمْ
dan sangat/lebih
وَأَشَدَّ
menguatkan
تَثْبِيتًا
﴿٦٦﴾
|
﴾
An Nisaa:67
﴿
dan kalau demikian, pasti Kami berikan kepada mereka pahala yang besar dari sisi Kami,
|
dan kalau demikian
وَإِذًا
pasti Kami berikan
لَّءَاتَيْنٰهُم
dari
مِّن
sisi Kami
لَّدُنَّآ
pahala
أَجْرًا
besar
عَظِيمًا
﴿٦٧﴾
|