Data yang ditemukan : 6236
Halaman : 59 Dari 624
Hasil Ke:581 s/d 590
|
﴾
An Nisaa:88
﴿
Maka mengapa kamu (terpecah) menjadi dua golongan dalam (menghadapi) orang-orang munafik, padahal Allah telah membalikkan mereka kepada kekafiran, disebabkan usaha mereka sendiri? Apakah kamu bermaksud memberi petunjuk kepada orang-orang yang telah disesatkan Allah? Barangsiapa yang disesatkan Allah, sekali-kali kamu tidak mendapatkan jalan (untuk memberi petunjuk) kepadanya.
|
۞
maka mengapa
فَمَا
kamu
لَكُمْ
dalam
فِى
orang-orang munafik
الْمُنٰفِقِينَ
dua golongan
فِئَتَيْنِ
dan Allah
وَاللَّـهُ
menjerumuskan mereka
أَرْكَسَهُم
dengan sebab
بِمَا
mereka usahakan
كَسَبُوٓا۟
ۚ
apakah kamu bermaksud
أَتُرِيدُونَ
bahwa/akan
أَن
kamu memberi petunjuk
تَهْدُوا۟
orang
مَنْ
menyesatkan
أَضَلَّ
Allah
اللَّـهُ
ۖ
dan barang siapa
وَمَن
menyesatkan
يُضْلِلِ
Allah
اللَّـهُ
maka tidak
فَلَن
kamu mendapatkan
تَجِدَ
baginya/kepadanya
لَهُۥ
jalan
سَبِيلًا
﴿٨٨﴾
|
﴾
An Nisaa:89
﴿
Mereka ingin supaya kamu menjadi kafir sebagaimana mereka telah menjadi kafir, lalu kamu menjadi sama (dengan mereka). Maka janganlah kamu jadikan di antara mereka penolong-penolong(mu), hingga mereka berhijrah pada jalan Allah. Maka jika mereka berpaling, tawan dan bunuhlah mereka di mana saja kamu menemuinya, dan janganlah kamu ambil seorangpun di antara mereka menjadi pelindung, dan jangan (pula) menjadi penolong,
|
mereka ingin
وَدُّوا۟
atau
لَوْ
kamu menjadi kafir
تَكْفُرُونَ
sebagaimana
كَمَا
mereka kafir
كَفَرُوا۟
maka kamu adalah/menjadi
فَتَكُونُونَ
sama
سَوَآءً
ۖ
maka jangalah
فَلَا
kamu mengambil menjadikan
تَتَّخِذُوا۟
dari/di antara mereka
مِنْهُمْ
pemimpin
أَوْلِيَآءَ
sehingga
حَتَّىٰ
mereka berhijrah
يُهَاجِرُوا۟
di/pada
فِى
jalan
سَبِيلِ
Allah
اللَّـهِ
ۚ
maka jika
فَإِن
mereka berpaling
تَوَلَّوْا۟
maka ambillah/tawanlah mereka
فَخُذُوهُمْ
dan bunuhlah mereka
وَاقْتُلُوهُمْ
dimana saja
حَيْثُ
kamu menemui mereka
وَجَدتُّمُوهُمْ
ۖ
dan janganlah
وَلَا
kamu ambil/jadikan
تَتَّخِذُوا۟
diantara mereka
مِنْهُمْ
pemimpin/pelindung
وَلِيًّا
dan jangan
وَلَا
menjadi penolong
نَصِيرًا
﴿٨٩﴾
|
﴾
An Nisaa:90
﴿
kecuali orang-orang yang meminta perlindungan kepada sesuatu kaum, yang antara kamu dan kaum itu telah ada perjanjian (damai) atau orang-orang yang datang kepada kamu sedang hati mereka merasa keberatan untuk memerangi kamu dan memerangi kaumnya. Kalau Allah menghendaki, tentu Dia memberi kekuasaan kepada mereka terhadap kamu, lalu pastilah mereka memerangimu. tetapi jika mereka membiarkan kamu, dan tidak memerangi kamu serta mengemukakan perdamaian kepadamu maka Allah tidak memberi jalan bagimu (untuk menawan dan membunuh) mereka.
|
kecuali
إِلَّا
orang-orang yang
الَّذِينَ
(mereka) mengadakan hubungan
يَصِلُونَ
kepada
إِلَىٰ
kaum
قَوْمٍۭ
antara kamu
بَيْنَكُمْ
dan antara mereka
وَبَيْنَهُم
perjanjian
مِّيثٰقٌ
atau
أَوْ
mereka datang kepadamu
جَآءُوكُمْ
terkepung/merasa berat
حَصِرَتْ
dada/hati mereka
صُدُورُهُمْ
akan
أَن
mereka membunuh kamu
يُقٰتِلُوكُمْ
atau
أَوْ
mereka memerangi
يُقٰتِلُوا۟
kaum mereka
قَوْمَهُمْ
ۚ
dan kalau
وَلَوْ
menghendaki
شَآءَ
Allah
اللَّـهُ
tentu memberi kekuasaan kepada mereka
لَسَلَّطَهُمْ
atas kamu
عَلَيْكُمْ
maka pasti mereka memerangi kamu
فَلَقٰتَلُوكُمْ
ۚ
maka/tetapi jika
فَإِنِ
mereka membiarkan kamu
اعْتَزَلُوكُمْ
maka tidak
فَلَمْ
mereka memerangi kamu
يُقٰتِلُوكُمْ
dan mereka mengemukakan
وَأَلْقَوْا۟
kepadamu
إِلَيْكُمُ
perdamaian
السَّلَمَ
maka tidak
فَمَا
menjadikan
جَعَلَ
Allah
اللَّـهُ
bagimu
لَكُمْ
atas mereka
عَلَيْهِمْ
jalan
سَبِيلًا
﴿٩٠﴾
|
﴾
An Nisaa:91
﴿
Kelak kamu akan dapati (golongan-golongan) yang lain, yang bermaksud supaya mereka aman dari pada kamu dan aman (pula) dari kaumnya. Setiap mereka diajak kembali kepada fitnah (syirik), merekapun terjun kedalamnya. Karena itu jika mereka tidak membiarkan kamu dan (tidak) mau mengemukakan perdamaian kepadamu, serta (tidak) menahan tangan mereka (dari memerangimu), maka tawanlah mereka dan bunuhlah mereka dan merekalah orang-orang yang Kami berikan kepadamu alasan yang nyata (untuk menawan dan membunuh) mereka.
|
kelak kamu akan dapati
سَتَجِدُونَ
(golongan) yang lain
ءَاخَرِينَ
mereka menghendaki
يُرِيدُونَ
bahwa
أَن
mereka aman dari kamu
يَأْمَنُوكُمْ
dan mereka aman
وَيَأْمَنُوا۟
kaum mereka
قَوْمَهُمْ
setiap
كُلَّ
apa/kali
مَا
mereka diajak kembali
رُدُّوٓا۟
kepada
إِلَى
fitnah
الْفِتْنَةِ
mereka terjerumus
أُرْكِسُوا۟
didalamnya
فِيهَا
ۚ
maka jika
فَإِن
tidak
لَّمْ
mereka membiarkan kamu
يَعْتَزِلُوكُمْ
dan mengemukakan
وَيُلْقُوٓا۟
kepadamu
إِلَيْكُمُ
perdamaian
السَّلَمَ
dan mereka menahan
وَيَكُفُّوٓا۟
tangan-tangan mereka
أَيْدِيَهُمْ
maka tawanlah mereka
فَخُذُوهُمْ
dan bunuhlah mereka
وَاقْتُلُوهُمْ
dimana saja
حَيْثُ
kamu dapati mereka
ثَقِفْتُمُوهُمْ
ۚ
dan mereka itu
وَأُو۟لٰٓئِكُمْ
Kami jadikan
جَعَلْنَا
untukmu
لَكُمْ
atas mereka
عَلَيْهِمْ
kekuasaan
سُلْطٰنًا
nyata
مُّبِينًا
﴿٩١﴾
|
﴾
An Nisaa:92
﴿
Dan tidak layak bagi seorang mukmin membunuh seorang mukmin (yang lain), kecuali karena tersalah (tidak sengaja), dan barangsiapa membunuh seorang mukmin karena tersalah (hendaklah) ia memerdekakan seorang hamba sahaya yang beriman serta membayar diat yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh itu), kecuali jika mereka (keluarga terbunuh) bersedekah. Jika ia (si terbunuh) dari kaum (kafir) yang ada perjanjian (damai) antara mereka dengan kamu, maka (hendaklah si pembunuh) membayar diat yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh) serta memerdekakan hamba sahaya yang beriman. Barangsiapa yang tidak memperolehnya, maka hendaklah ia (si pembunuh) berpuasa dua bulan berturut-turut untuk penerimaan taubat dari pada Allah. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
|
dan tidak
وَمَا
boleh
كَانَ
bagi seorang mukmin
لِمُؤْمِنٍ
??
أَن
membunuh
يَقْتُلَ
seorang mukmin
مُؤْمِنًا
kecuali
إِلَّا
bersalah
خَطَـًٔا
ۚ
dan barang siapa
وَمَن
membunuh
قَتَلَ
seorang mukmin
مُؤْمِنًا
bersalah
خَطَـًٔا
maka hendaklah memerdekakan
فَتَحْرِيرُ
hamba sahaya
رَقَبَةٍ
yang beriman
مُّؤْمِنَةٍ
dan membayar diyat/ganti rugi
وَدِيَةٌ
diserahkan
مُّسَلَّمَةٌ
kepada
إِلَىٰٓ
keluarganya
أَهْلِهِۦٓ
kecuali
إِلَّآ
akan
أَن
mereka memberikan
يَصَّدَّقُوا۟
ۚ
maka jika
فَإِن
ada
كَانَ
dari
مِن
kaum
قَوْمٍ
permusuhan
عَدُوٍّ
bagimu
لَّكُمْ
dan ia
وَهُوَ
seorang mukmin
مُؤْمِنٌ
maka hendaklah memerdekakan
فَتَحْرِيرُ
hamba sahaya
رَقَبَةٍ
yang beriman
مُّؤْمِنَةٍ
ۖ
dan jika
وَإِن
ada
كَانَ
dari
مِن
kaum
قَوْمٍۭ
diantara kamu
بَيْنَكُمْ
dan diantara mereka
وَبَيْنَهُم
perjanjian
مِّيثٰقٌ
maka membayar diyat/ganti rugi
فَدِيَةٌ
diserahkan
مُّسَلَّمَةٌ
kepada
إِلَىٰٓ
keluarganya
أَهْلِهِۦ
dan memerdekakan
وَتَحْرِيرُ
hamba sahaya
رَقَبَةٍ
yang beriman
مُّؤْمِنَةٍ
ۖ
maka barang siapa
فَمَن
tidak
لَّمْ
mendapatkan
يَجِدْ
maka berpuasa
فَصِيَامُ
dua bulan
شَهْرَيْنِ
berturut-turut
مُتَتَابِعَيْنِ
taubat
تَوْبَةً
dari
مِّنَ
Allah
اللَّـهِ
ۗ
dan adalah
وَكَانَ
Allah
اللَّـهُ
Maha Mengetahui
عَلِيمًا
Maha Bijaksana
حَكِيمًا
﴿٩٢﴾
|
﴾
An Nisaa:93
﴿
Dan barangsiapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja maka balasannya ialah Jahannam, kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya.
|
dan barang siapa
وَمَن
membunuh
يَقْتُلْ
seorang mukmin
مُؤْمِنًا
dengan sengaja
مُّتَعَمِّدًا
maka balasannya
فَجَزَآؤُهُۥ
neraka Jahanam
جَهَنَّمُ
kekal
خٰلِدًا
di dalamnya
فِيهَا
dan murka
وَغَضِبَ
Allah
اللَّـهُ
atasnya
عَلَيْهِ
dan mengutuknya
وَلَعَنَهُۥ
dan Dia menyediakan
وَأَعَدَّ
baginya
لَهُۥ
siksa
عَذَابًا
besar
عَظِيمًا
﴿٩٣﴾
|
﴾
An Nisaa:94
﴿
Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu pergi (berperang) di jalan Allah, maka telitilah dan janganlah kamu mengatakan kepada orang yang mengucapkan salam kepadamu: Kamu bukan seorang mukmin (lalu kamu membunuhnya), dengan maksud mencari harta benda kehidupan di dunia, karena di sisi Allah ada harta yang banyak. Begitu jugalah keadaan kamu dahulu, lalu Allah menganugerahkan nikmat-Nya atas kamu, maka telitilah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
|
wahai
يٰٓأَيُّهَا
orang-orang yang
الَّذِينَ
beriman
ءَامَنُوٓا۟
apabila
إِذَا
kamu berperang
ضَرَبْتُمْ
pada
فِى
jalan
سَبِيلِ
Allah
اللَّـهِ
maka teliti olehmu
فَتَبَيَّنُوا۟
dan jangan
وَلَا
kamu mengatakan
تَقُولُوا۟
kepada orang yang
لِمَنْ
menjatuhkan/mengatakan
أَلْقَىٰٓ
kepadamu
إِلَيْكُمُ
salam
السَّلٰمَ
kamu bukan
لَسْتَ
seorang mukmin
مُؤْمِنًا
kamu mencari
تَبْتَغُونَ
harta benda
عَرَضَ
kehidupan
الْحَيَوٰةِ
dunia
الدُّنْيَا
maka disisi
فَعِندَ
Allah
اللَّـهِ
rampasan perang
مَغَانِمُ
yang banyak
كَثِيرَةٌ
ۚ
demikianlah
كَذٰلِكَ
kamu adalah
كُنتُم
dari
مِّن
sebelum/dahulu
قَبْلُ
maka menganugerahkan nikmat
فَمَنَّ
Allah
اللَّـهُ
atasmu
عَلَيْكُمْ
maka telitilah olehmu
فَتَبَيَّنُوٓا۟
ۚ
sesungguhnya
إِنَّ
Allah
اللَّـهَ
adalah
كَانَ
dengan/terhadap apa
بِمَا
kamu kerjakan
تَعْمَلُونَ
Maha Mengetahui
خَبِيرًا
﴿٩٤﴾
|
﴾
An Nisaa:95
﴿
Tidaklah sama antara mukmin yang duduk (yang tidak ikut berperang) yang tidak mempunyai 'uzur dengan orang-orang yang berjihad di jalan Allah dengan harta mereka dan jiwanya. Allah melebihkan orang-orang yang berjihad dengan harta dan jiwanya atas orang-orang yang duduk satu derajat. Kepada masing-masing mereka Allah menjanjikan pahala yang baik (surga) dan Allah melebihkan orang-orang yang berjihad atas orang yang duduk dengan pahala yang besar,
|
tidaklah
لَّا
sama
يَسْتَوِى
orang-orang yang duduk
الْقٰعِدُونَ
dari/diantara
مِنَ
orang-orang mukmin
الْمُؤْمِنِينَ
tidak/bukan
غَيْرُ
mempunyai
أُو۟لِى
uzur
الضَّرَرِ
dan orang-orang yang berjihad
وَالْمُجٰهِدُونَ
pada
فِى
jalan
سَبِيلِ
Allah
اللَّـهِ
dengan harta benda mereka
بِأَمْوٰلِهِمْ
dan jiwa mereka
وَأَنفُسِهِمْ
ۚ
melebihkan
فَضَّلَ
Allah
اللَّـهُ
orang-orang yang berjihad
الْمُجٰهِدِينَ
dengan harta benda mereka
بِأَمْوٰلِهِمْ
dan jiwa mereka
وَأَنفُسِهِمْ
atas
عَلَى
orang-orang yang duduk
الْقٰعِدِينَ
satu derajat
دَرَجَةً
ۚ
dan masing-masing
وَكُلًّا
menjanjikan
وَعَدَ
Allah
اللَّـهُ
kebaikan
الْحُسْنَىٰ
ۚ
dan melebihkan
وَفَضَّلَ
Allah
اللَّـهُ
orang-orang yang berjihad
الْمُجٰهِدِينَ
atas
عَلَى
orang-orang yang duduk
الْقٰعِدِينَ
pahala
أَجْرًا
besar
عَظِيمًا
﴿٩٥﴾
|
﴾
An Nisaa:96
﴿
(yaitu) beberapa derajat dari pada-Nya, ampunan serta rahmat. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
|
beberapa derajat
دَرَجٰتٍ
daripadaNya
مِّنْهُ
dan ampunan
وَمَغْفِرَةً
dan rahmat
وَرَحْمَةً
ۚ
dan adalah
وَكَانَ
Allah
اللَّـهُ
Maha Pengampun
غَفُورًا
Maha Penyayang
رَّحِيمًا
﴿٩٦﴾
|
﴾
An Nisaa:97
﴿
Sesungguhnya orang-orang yang diwafatkan malaikat dalam keadaan menganiaya diri sendiri, (kepada mereka) malaikat bertanya: Dalam keadaan bagaimana kamu ini?. Mereka menjawab: Adalah kami orang-orang yang tertindas di negeri (Mekah). Para malaikat berkata: Bukankah bumi Allah itu luas, sehingga kamu dapat berhijrah di bumi itu?. Orang-orang itu tempatnya neraka Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali,
|
sesungguhnya
إِنَّ
orang-orang yang
الَّذِينَ
mewafatkan mereka
تَوَفَّىٰهُمُ
Malaikat
الْمَلٰٓئِكَةُ
(keadaan) menganiaya
ظَالِمِىٓ
diri mereka
أَنفُسِهِمْ
mereka berkata
قَالُوا۟
bagaimana
فِيمَ
kamu adalah/keadaanmu
كُنتُمْ
ۖ
mereka berkata
قَالُوا۟
kami adalah
كُنَّا
orang-orang yang tertindas
مُسْتَضْعَفِينَ
di
فِى
bumi/negeri
الْأَرْضِ
ۚ
mereka berkata
قَالُوٓا۟
bukankah/tidakkah
أَلَمْ
adalah
تَكُنْ
bumi
أَرْضُ
Allah
اللَّـهِ
luas
وٰسِعَةً
maka kamu berpindah-pindah
فَتُهَاجِرُوا۟
di dalamnya
فِيهَا
ۚ
maka mereka itu
فَأُو۟لٰٓئِكَ
tempat mereka
مَأْوَىٰهُمْ
neraka Jahanam
جَهَنَّمُ
ۖ
dan seburuk-buruk
وَسَآءَتْ
tempat kembali
مَصِيرًا
﴿٩٧﴾
|