Data yang ditemukan : 6236
Halaman : 60 Dari 624
Hasil Ke:591 s/d 600
|
﴾
An Nisaa:98
﴿
kecuali mereka yang tertindas baik laki-laki atau wanita ataupun anak-anak yang tidak mampu berdaya upaya dan tidak mengetahui jalan (untuk hijrah),
|
kecuali
إِلَّا
orang-orang yang tertindas
الْمُسْتَضْعَفِينَ
dari
مِنَ
laki-laki
الرِّجَالِ
dan perempuan
وَالنِّسَآءِ
dan anak-anak
وَالْوِلْدٰنِ
tidak
لَا
mereka mampu/kuasa
يَسْتَطِيعُونَ
daya upaya
حِيلَةً
dan tidak
وَلَا
mereka mendapat petunjuk
يَهْتَدُونَ
jalan
سَبِيلًا
﴿٩٨﴾
|
﴾
An Nisaa:99
﴿
mereka itu, mudah-mudahan Allah memaafkannya. Dan adalah Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun.
|
maka mereka itu
فَأُو۟لٰٓئِكَ
mudah-mudahan
عَسَى
Allah
اللَّـهُ
akan
أَن
memaafkan
يَعْفُوَ
dari mereka
عَنْهُمْ
ۚ
dan adalah
وَكَانَ
Allah
اللَّـهُ
Maha Pemaaf
عَفُوًّا
Maha Pengampun
غَفُورًا
﴿٩٩﴾
|
﴾
An Nisaa:100
﴿
Barangsiapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rezeki yang banyak. Barangsiapa keluar dari rumahnya dengan maksud berhijrah kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian kematian menimpanya (sebelum sampai ke tempat yang dituju), maka sungguh telah tetap pahalanya di sisi Allah. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
|
۞
dan barang siapa
وَمَن
berhijrah
يُهَاجِرْ
di
فِى
jalan
سَبِيلِ
Allah
اللَّـهِ
ia mendapat
يَجِدْ
di
فِى
muka bumi
الْأَرْضِ
tempat perlindungan
مُرٰغَمًا
banyak
كَثِيرًا
dan luas
وَسَعَةً
ۚ
dan barang siapa
وَمَن
keluar
يَخْرُجْ
dari
مِنۢ
rumahnya
بَيْتِهِۦ
berhijrah
مُهَاجِرًا
kepada
إِلَى
Allah
اللَّـهِ
dan RasulNya
وَرَسُولِهِۦ
kemudian
ثُمَّ
menemuinya
يُدْرِكْهُ
kematian
الْمَوْتُ
maka sungguh
فَقَدْ
telah tetap
وَقَعَ
pahalanya
أَجْرُهُۥ
atas
عَلَى
Allah
اللَّـهِ
ۗ
dan adalah
وَكَانَ
Allah
اللَّـهُ
Maha Pengampun
غَفُورًا
Maha Penyayang
رَّحِيمًا
﴿١٠٠﴾
|
﴾
An Nisaa:101
﴿
Dan apabila kamu bepergian di muka bumi, maka tidaklah mengapa kamu men-qashar sembahyang(mu), jika kamu takut diserang orang-orang kafir. Sesungguhnya orang-orang kafir itu adalah musuh yang nyata bagimu.
|
dan apabila
وَإِذَا
kamu bepergian
ضَرَبْتُمْ
di
فِى
muka bumi
الْأَرْضِ
maka tidak
فَلَيْسَ
atasmu
عَلَيْكُمْ
berdosa
جُنَاحٌ
bahwa
أَن
kamu mengqasar
تَقْصُرُوا۟
dari
مِنَ
sholat
الصَّلَوٰةِ
jika
إِنْ
kamu takut
خِفْتُمْ
akan
أَن
memfitnah/menyerang
يَفْتِنَكُمُ
orang-orang yang
الَّذِينَ
(mereka) kafir
كَفَرُوٓا۟
ۚ
sesungguhnya
إِنَّ
orang-orang kafir
الْكٰفِرِينَ
adalah mereka
كَانُوا۟
bagi kamu
لَكُمْ
musuh
عَدُوًّا
nyata
مُّبِينًا
﴿١٠١﴾
|
﴾
An Nisaa:102
﴿
Dan apabila kamu berada di tengah-tengah mereka (sahabatmu) lalu kamu hendak mendirikan shalat bersama-sama mereka, maka hendaklah segolongan dari mereka berdiri (shalat) besertamu dan menyandang senjata, kemudian apabila mereka (yang shalat besertamu) sujud (telah menyempurnakan serakaat), maka hendaklah mereka pindah dari belakangmu (untuk menghadapi musuh) dan hendaklah datang golongan yang kedua yang belum bersembahyang, lalu bersembahyanglah mereka denganmu], dan hendaklah mereka bersiap siaga dan menyandang senjata. Orang-orang kafir ingin supaya kamu lengah terhadap senjatamu dan harta bendamu, lalu mereka menyerbu kamu dengan sekaligus. Dan tidak ada dosa atasmu meletakkan senjata-senjatamu, jika kamu mendapat sesuatu kesusahan karena hujan atau karena kamu memang sakit; dan siap siagalah kamu. Sesungguhnya Allah telah menyediakan azab yang menghinakan bagi orang-orang kafir itu.
|
dan apabila
وَإِذَا
adalah kamu
كُنتَ
di dalam/di tengah mereka
فِيهِمْ
maka/lalu kamu mendirikan
فَأَقَمْتَ
bagi/bersama mereka
لَهُمُ
sholat
الصَّلَوٰةَ
maka hendaklah berdiri
فَلْتَقُمْ
segolongan
طَآئِفَةٌ
dari mereka
مِّنْهُم
bersama kamu
مَّعَكَ
dan hendaklah mereka menyandang
وَلْيَأْخُذُوٓا۟
senjata mereka
أَسْلِحَتَهُمْ
maka apabila
فَإِذَا
mereka telah sujud
سَجَدُوا۟
maka hendaklah mereka
فَلْيَكُونُوا۟
dari/di
مِن
belakangmu
وَرَآئِكُمْ
dan hendaklah datang
وَلْتَأْتِ
segolongan
طَآئِفَةٌ
yang lain
أُخْرَىٰ
tidak
لَمْ
solat
يُصَلُّوا۟
maka sholatlah mereka
فَلْيُصَلُّوا۟
bersama kamu
مَعَكَ
dan hendaklah
وَلْيَأْخُذُوا۟
kewaspadaan mereka
حِذْرَهُمْ
dan senjata mereka
وَأَسْلِحَتَهُمْ
ۗ
ingin
وَدَّ
orang-orang yang
الَّذِينَ
(mereka) kafir
كَفَرُوا۟
sekiranya
لَوْ
kamu lengah
تَغْفُلُونَ
dari
عَنْ
senjatamu
أَسْلِحَتِكُمْ
dan harta bendamu
وَأَمْتِعَتِكُمْ
maka mereka akan menyerbu
فَيَمِيلُونَ
atas kamu
عَلَيْكُم
serbuan
مَّيْلَةً
satu/sekaligus
وٰحِدَةً
ۚ
dan tidak
وَلَا
berdosa
جُنَاحَ
atasmu
عَلَيْكُمْ
jika
إِن
adalah
كَانَ
dengan kamu
بِكُمْ
kesusahan
أَذًى
dari
مِّن
hujan
مَّطَرٍ
atau
أَوْ
kamu adalah
كُنتُم
sakit
مَّرْضَىٰٓ
akan
أَن
meletakkan
تَضَعُوٓا۟
senjatamu
أَسْلِحَتَكُمْ
ۖ
dan ambillah
وَخُذُوا۟
kewaspadaanmu
حِذْرَكُمْ
ۗ
sesungguhnya
إِنَّ
Allah
اللَّـهَ
Dia menyediakan
أَعَدَّ
bagi orang-orang kafir
لِلْكٰفِرِينَ
siksa
عَذَابًا
menghinakan
مُّهِينًا
﴿١٠٢﴾
|
﴾
An Nisaa:103
﴿
Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat(mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.
|
maka apabila
فَإِذَا
kamu telah menyelesaikan
قَضَيْتُمُ
sholat
الصَّلَوٰةَ
maka ingatlah
فَاذْكُرُوا۟
Allah
اللَّـهَ
di waktu berdiri
قِيٰمًا
dan di waktu duduk
وَقُعُودًا
dan diwaktu
وَعَلَىٰ
berbaring
جُنُوبِكُمْ
ۚ
maka apabila
فَإِذَا
kamu telah merasa aman
اطْمَأْنَنتُمْ
maka dirikanlah
فَأَقِيمُوا۟
sholat
الصَّلَوٰةَ
ۚ
sesungguhnya
إِنَّ
sholat
الصَّلَوٰةَ
adalah
كَانَتْ
atas
عَلَى
orang-orang yang beriman
الْمُؤْمِنِينَ
suatu kewajiban
كِتٰبًا
ditentukan waktunya
مَّوْقُوتًا
﴿١٠٣﴾
|
﴾
An Nisaa:104
﴿
Janganlah kamu berhati lemah dalam mengejar mereka (musuhmu). Jika kamu menderita kesakitan, maka sesungguhnya merekapun menderita kesakitan (pula), sebagaimana kamu menderitanya, sedang kamu mengharap dari pada Allah apa yang tidak mereka harapkan. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
|
dan janganlah
وَلَا
kamu berhati hina/lemah
تَهِنُوا۟
dalam
فِى
mencari/mengejar
ابْتِغَآءِ
kaum
الْقَوْمِ
ۖ
bahwa
إِن
kamu adalah
تَكُونُوا۟
kamu menderita sakit
تَأْلَمُونَ
maka sesungguhnya mereka
فَإِنَّهُمْ
menderita sakit
يَأْلَمُونَ
sebagaimana
كَمَا
kamu menderita sakit
تَأْلَمُونَ
ۖ
dan kamu mengharapkan
وَتَرْجُونَ
dari
مِنَ
Allah
اللَّـهِ
apa
مَا
tidak
لَا
mereka harapkan
يَرْجُونَ
ۗ
dan adalah
وَكَانَ
Allah
اللَّـهُ
Maha Mengetahui
عَلِيمًا
Maha Bijaksana
حَكِيمًا
﴿١٠٤﴾
|
﴾
An Nisaa:105
﴿
Sesungguhnya Kami telah menurunkan kitab kepadamu dengan membawa kebenaran, supaya kamu mengadili antara manusia dengan apa yang telah Allah wahyukan kepadamu, dan janganlah kamu menjadi penantang (orang yang tidak bersalah), karena (membela) orang-orang yang khianat,
|
sesungguhnya
إِنَّآ
telah menurunkan
أَنزَلْنَآ
kepadamu
إِلَيْكَ
Kitab
الْكِتٰبَ
dengan kebenaran
بِالْحَقِّ
supaya kamu mengadili
لِتَحْكُمَ
diantara
بَيْنَ
manusia
النَّاسِ
dengan apa
بِمَآ
memperlihatkan/mewahyukan kepadamu
أَرَىٰكَ
Allah
اللَّـهُ
ۚ
dan jangan
وَلَا
kamu menjadi
تَكُن
bagi orang-orang yang mengkhianati
لِّلْخَآئِنِينَ
penentang
خَصِيمًا
﴿١٠٥﴾
|
﴾
An Nisaa:106
﴿
dan mohonlah ampun kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
|
dan mohonlah ampun
وَاسْتَغْفِرِ
Allah
اللَّـهَ
ۖ
sesungguhnya
إِنَّ
Allah
اللَّـهَ
adalah
كَانَ
Maha Pengampun
غَفُورًا
Maha Penyayang
رَّحِيمًا
﴿١٠٦﴾
|
﴾
An Nisaa:107
﴿
Dan janganlah kamu berdebat (untuk membela) orang-orang yang mengkhianati dirinya. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang selalu berkhianat lagi bergelimang dosa,
|
dan janganlah
وَلَا
kamu berdebat
تُجٰدِلْ
dari
عَنِ
orang-orang yang
الَّذِينَ
(mereka) mengkhianati
يَخْتَانُونَ
diri mereka
أَنفُسَهُمْ
ۚ
sesungguhnya
إِنَّ
Allah
اللَّـهَ
tidak
لَا
menyukai
يُحِبُّ
orang
مَن
adalh
كَانَ
orang yang berkhianat
خَوَّانًا
bergelimang dosa
أَثِيمًا
﴿١٠٧﴾
|