apakah bila
أَءِذَا
kita telah mati
مِتْنَا
dan adalah kita
وَكُنَّا
debu/tanah
تُرَابًا
dan tulang belulang
وَعِظٰمًا
apakah sesungguhnya kita
أَءِنَّا
sungguh diberi pembalasan
لَمَدِينُونَ
﴿٥٣﴾
maka sesungguhnya mereka
فَإِنَّهُمْ
benar-benar mereka memakan
لَءَاكِلُونَ
dari padanya (buah pohon)
مِنْهَا
maka mereka memenuhi
فَمَالِـُٔونَ
dari padanya (buah pohon)
مِنْهَا
perut-perut
الْبُطُونَ
﴿٦٦﴾
kemudian
ثُمَّ
sesungguhnya
إِنَّ
bagi mereka
لَهُمْ
atasnya
عَلَيْهَا
pasti dipakaikan/dicampurkan
لَشَوْبًا
dari
مِّنْ
air yang sangat panas/mendidih
حَمِيمٍ
﴿٦٧﴾