katakanlah
قُلْ
sesungguhnya aku
إِنِّىٓ
aku takut
أَخَافُ
jika
إِنْ
aku mendurhakai
عَصَيْتُ
Tuhan-ku
رَبِّى
siksaan
عَذَابَ
hari
يَوْمٍ
yang besar
عَظِيمٍ
﴿١٣﴾
maka sembahlah olehmu
فَاعْبُدُوا۟
apa
مَا
yang kamu kehendaki
شِئْتُم
dari
مِّن
selain Dia
دُونِهِۦ
ۗ
katakanlah
قُلْ
sesungguhnya
إِنَّ
orang-orang yang merugi
الْخٰسِرِينَ
orang-orang yang
الَّذِينَ
(mereka) merugikan
خَسِرُوٓا۟
diri mereka
أَنفُسَهُمْ
dan keluarga mereka
وَأَهْلِيهِمْ
hari
يَوْمَ
kiamat
الْقِيٰمَةِ
ۗ
ingatlah
أَلَا
demikan itu
ذٰلِكَ
dia/hal itu
هُوَ
kerugian
الْخُسْرَانُ
nyata
الْمُبِينُ
﴿١٥﴾
bagi mereka
لَهُم
dari
مِّن
atas mereka
فَوْقِهِمْ
naungan/lapisan
ظُلَلٌ
dari
مِّنَ
api
النَّارِ
dan dari
وَمِن
bawah mereka
تَحْتِهِمْ
naungan/lapisan
ظُلَلٌ
ۚ
demikian itu
ذٰلِكَ
mempertakuti
يُخَوِّفُ
Allah
اللَّـهُ
dengannya
بِهِۦ
hamba-hamba-Nya
عِبَادَهُۥ
ۚ
???
يٰعِبَادِ
maka bertakwalah kepada-Ku
فَاتَّقُونِ
﴿١٦﴾
dan orang-orang yang
وَالَّذِينَ
mereka menjauhi
اجْتَنَبُوا۟
taghut
الطّٰغُوتَ
bahwa
أَن
mereka menyembahnya
يَعْبُدُوهَا
dan mereka kembali
وَأَنَابُوٓا۟
kepada
إِلَى
Allah
اللَّـهِ
bagi mereka
لَهُمُ
berita gembira
الْبُشْرَىٰ
ۚ
maka sampaikan berita gembira
فَبَشِّرْ
hamba-hamba-Ku
عِبَادِ
﴿١٧﴾
orang-orang yang
الَّذِينَ
mereka mendengarkan
يَسْتَمِعُونَ
perkataan
الْقَوْلَ
lalu mereka mengikuti
فَيَتَّبِعُونَ
paling baik dari padanya
أَحْسَنَهُۥٓ
ۚ
mereka itu
أُو۟لٰٓئِكَ
orang-orang yang
الَّذِينَ
memberi petunjuk pada mereka
هَدَىٰهُمُ
Allah
اللَّـهُ
ۖ
dan mereka itu
وَأُو۟لٰٓئِكَ
mereka
هُمْ
orang-orang yang mempunyai
أُو۟لُوا۟
akal/fikiran
الْأَلْبٰبِ
﴿١٨﴾
apakah maka orang
أَفَمَنْ
telah pasti
حَقَّ
atasnya
عَلَيْهِ
kalimat/ketentuan
كَلِمَةُ
azab
الْعَذَابِ
apakah maka kamu
أَفَأَنتَ
kamu akan melepaskan/menyelamatkan
تُنقِذُ
orang
مَن
dalam
فِى
api neraka
النَّارِ
﴿١٩﴾
tetapi
لٰكِنِ
orang-orang yang
الَّذِينَ
(mereka) bertakwa
اتَّقَوْا۟
Tuhan mereka
رَبَّهُمْ
bagi mereka
لَهُمْ
tempat yang tinggi
غُرَفٌ
dari
مِّن
atasnya
فَوْقِهَا
tempat yang tinggi
غُرَفٌ
bangunan/dibangun
مَّبْنِيَّةٌ
mengalir
تَجْرِى
dari
مِن
bawahnya
تَحْتِهَا
sungai-sungai
الْأَنْهٰرُ
ۖ
janji
وَعْدَ
Allah
اللَّـهِ
ۖ
tidak
لَا
menyalahi
يُخْلِفُ
Allah
اللَّـهُ
janji
الْمِيعَادَ
﴿٢٠﴾
apakah tidak
أَلَمْ
kamu memperhatikan
تَرَ
bahwasannya
أَنَّ
Allah
اللَّـهَ
telah menurunkan
أَنزَلَ
dari
مِنَ
langit
السَّمَآءِ
air
مَآءً
lalu Dia mengalirkan
فَسَلَكَهُۥ
menjadi mata air
يَنٰبِيعَ
di
فِى
bumi
الْأَرْضِ
kemudian
ثُمَّ
Dia mengeluarkan
يُخْرِجُ
dengannya
بِهِۦ
tanaman-tanaman
زَرْعًا
bermacam-macam
مُّخْتَلِفًا
warnanya
أَلْوٰنُهُۥ
kemudian
ثُمَّ
menjadi kering
يَهِيجُ
maka kamu melihatnya
فَتَرَىٰهُ
kekuning-kuningan
مُصْفَرًّا
kemudian
ثُمَّ
Dia menjadikannya
يَجْعَلُهُۥ
hancur
حُطٰمًا
ۚ
sesungguhnya
إِنَّ
pada
فِى
demikian itu
ذٰلِكَ
benar-benar peringatan/pengajaran
لَذِكْرَىٰ
bagi orang-orang yang mempunyai
لِأُو۟لِى
akal/fikiran
الْأَلْبٰبِ
﴿٢١﴾