|
|
﴾
Al Mujaadalah 58:1
﴿
Sesungguhnya Allah telah mendengar perkataan wanita yang mengajukan gugatan kepada kamu tentang suaminya, dan mengadukan (halnya) kepada Allah. Dan Allah mendengar soal jawab antara kamu berdua. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.
|
sesungguhnya
قَدْ
mendengar
سَمِعَ
Allah
اللَّـهُ
perkataan
قَوْلَ
yang (wanita)
الَّتِى
ia mengajukan gugatan kepadamu
تُجٰدِلُكَ
pada/tentang
فِى
suaminya/pasangannya
زَوْجِهَا
dan ia mengadukan
وَتَشْتَكِىٓ
kepada
إِلَى
Allah
اللَّـهِ
dan Allah
وَاللَّـهُ
mendengar
يَسْمَعُ
soal jawab kamu berdua
تَحَاوُرَكُمَآ
ۚ
sesungguhnya
إِنَّ
Allah
اللَّـهَ
Maha Mendengar
سَمِيعٌۢ
Maha Melihat
بَصِيرٌ
﴿١﴾
|
﴾
Al Mujaadalah 58:2
﴿
Orang-orang yang menzhihar isterinya di antara kamu, (menganggap isterinya sebagai ibunya, padahal) tiadalah isteri mereka itu ibu mereka. Ibu-ibu mereka tidak lain hanyalah wanita yang melahirkan mereka. Dan sesungguhnya mereka sungguh-sungguh mengucapkan suatu perkataan mungkar dan dusta. Dan sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun.
|
orang-orang yang
الَّذِينَ
(mereka) menzihar
يُظٰهِرُونَ
diantara kamu
مِنكُم
dari
مِّن
istri-istri mereka
نِّسَآئِهِم
tidak
مَّا
mereka (istri-istri)
هُنَّ
ibu-ibu mereka
أُمَّهٰتِهِمْ
ۖ
bahwa
إِنْ
ibu mereka
أُمَّهٰتُهُمْ
kecuali
إِلَّا
yang (ibu-ibu)
الّٰٓـِٔى
melahirkan mereka
وَلَدْنَهُمْ
ۚ
dan sesungguhnya mereka
وَإِنَّهُمْ
benar-benar mengatakan
لَيَقُولُونَ
mungkar
مُنكَرًا
dari
مِّنَ
perkataan
الْقَوْلِ
dan dusta
وَزُورًا
ۚ
dan sesungguhnya
وَإِنَّ
Allah
اللَّـهَ
benar-benar Maha Pemaaf
لَعَفُوٌّ
Maha Pengampun
غَفُورٌ
﴿٢﴾
|
﴾
Al Mujaadalah 58:3
﴿
Orang-orang yang menzhihar isteri mereka, kemudian mereka hendak menarik kembali apa yang mereka ucapkan, maka (wajib atasnya) memerdekakan seorang budak sebelum kedua suami isteri itu bercampur. Demikianlah yang diajarkan kepada kamu, dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
|
dan orang-orang yang
وَالَّذِينَ
(mereka) menzhihar
يُظٰهِرُونَ
dari
مِن
istri-istri mereka
نِّسَآئِهِمْ
kemudian
ثُمَّ
mereka kembali
يَعُودُونَ
terhadap apa-apa
لِمَا
mereka katakan/ucapkan
قَالُوا۟
maka memerdekakan
فَتَحْرِيرُ
seorang budak
رَقَبَةٍ
dari
مِّن
sebelum
قَبْلِ
bahwa
أَن
keduanya bercampur
يَتَمَآسَّا
ۚ
demikian itu
ذٰلِكُمْ
kamu diajar
تُوعَظُونَ
dengannya
بِهِۦ
ۚ
dan Allah
وَاللَّـهُ
terhadap apa
بِمَا
kamu kerjakan
تَعْمَلُونَ
Maha Mengetahui
خَبِيرٌ
﴿٣﴾
|
﴾
Al Mujaadalah 58:4
﴿
Barangsiapa yang tidak mendapatkan (budak), maka (wajib atasnya) berpuasa dua bulan berturut-turut sebelum keduanya bercampur. Maka siapa yang tidak kuasa (wajiblah atasnya) memberi makan enam puluh orang miskin. Demikianlah supaya kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan itulah hukum-hukum Allah, dan bagi orang kafir ada siksaan yang sangat pedih.
|
maka barang siapa
فَمَن
tidak
لَّمْ
mendapatkan
يَجِدْ
maka berpuasalah
فَصِيَامُ
dua bulan
شَهْرَيْنِ
berturut-turut
مُتَتَابِعَيْنِ
dari
مِن
sebelum
قَبْلِ
bahwa
أَن
keduanya bercampur
يَتَمَآسَّا
ۖ
maka barang siapa
فَمَن
tidak
لَّمْ
kuasa
يَسْتَطِعْ
maka memberi makan
فَإِطْعَامُ
enam puluh
سِتِّينَ
orang miskin
مِسْكِينًا
ۚ
demikian itu
ذٰلِكَ
supaya kamu beriman
لِتُؤْمِنُوا۟
kepada Allah
بِاللَّـهِ
dan rasulnya
وَرَسُولِهِۦ
ۚ
dan itulah
وَتِلْكَ
batas/batas/hukum-hukum
حُدُودُ
Allah
اللَّـهِ
ۗ
dan orang-orang kafir
وَلِلْكٰفِرِينَ
azab
عَذَابٌ
pedih
أَلِيمٌ
﴿٤﴾
|
﴾
Al Mujaadalah 58:5
﴿
Sesungguhnya orang-orang yang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, pasti mendapat kehinaan sebagaimana orang-orang yang sebelum mereka telah mendapat kehinaan. Sesungguhnya Kami telah menurunkan bukti-bukti nyata. Dan bagi orang-orang kafir ada siksa yang menghinakan.
|
sesungguhnya
إِنَّ
orang-orang yang
الَّذِينَ
(mereka) menentang
يُحَآدُّونَ
Allah
اللَّـهَ
dan rasulnya
وَرَسُولَهُۥ
mereka dihinakan
كُبِتُوا۟
sebagaimana
كَمَا
dihinakan
كُبِتَ
orang-orang yang
الَّذِينَ
dari
مِن
sebelum mereka
قَبْلِهِمْ
ۚ
dan sesungguhnya
وَقَدْ
Kami menurunkan
أَنزَلْنَآ
ayat-ayat
ءَايٰتٍۭ
jelas/nyata
بَيِّنٰتٍ
ۚ
dan bagi orang-orang kafir
وَلِلْكٰفِرِينَ
azab
عَذَابٌ
menghinakan
مُّهِينٌ
﴿٥﴾
|
﴾
Al Mujaadalah 58:6
﴿
Pada hari ketika mereka dibangkitkan Allah semuanya, lalu diberitakan-Nya kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. Allah mengumpulkan (mencatat) amal perbuatan itu, padahal mereka telah melupakannya. Dan Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu.
|
pada hari
يَوْمَ
membangkitkan mereka
يَبْعَثُهُمُ
Allah
اللَّـهُ
semuanya
جَمِيعًا
lalu Dia memberi tahu mereka
فَيُنَبِّئُهُم
tentang apa-apa
بِمَا
mereka kerjakan
عَمِلُوٓا۟
ۚ
menghitungnya
أَحْصَىٰهُ
Allah
اللَّـهُ
dan mereka melupakannya
وَنَسُوهُ
ۚ
dan Allah
وَاللَّـهُ
atas
عَلَىٰ
setiap/segala
كُلِّ
sesuatu
شَىْءٍ
Maha Menyaksikan
شَهِيدٌ
﴿٦﴾
|