Data yang ditemukan : 6236
Halaman : 39 Dari 624
Hasil Ke:381 s/d 390
|
﴾
Ali Imran:163
﴿
(Kedudukan) mereka itu bertingkat-tingkat di sisi Allah, dan Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan.
|
mereka
هُمْ
bertingkat-tingkat
دَرَجٰتٌ
di sisi
عِندَ
Allah
اللَّـهِ
ۗ
dan Allah
وَاللَّـهُ
Maha Melihat
بَصِيرٌۢ
dengan/terhadap apa
بِمَا
mereka kerjakan
يَعْمَلُونَ
﴿١٦٣﴾
|
﴾
Ali Imran:170
﴿
Mereka dalam keadaan gembira disebabkan karunia Allah yang diberikan-Nya kepada mereka, dan mereka bergirang hati terhadap orang-orang yang masih tinggal di belakang yang belum menyusul mereka, bahwa tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.
|
mereka bergembira
فَرِحِينَ
dengan apa/disebabkan
بِمَآ
memberikan kepada mereka
ءَاتَىٰهُمُ
Allah
اللَّـهُ
dari
مِن
karuniaNya
فَضْلِهِۦ
dan mereka bergirang hati
وَيَسْتَبْشِرُونَ
dengan/terhadap orang-orang yang
بِالَّذِينَ
tidak
لَمْ
(mereka) bertemu/menyusul
يَلْحَقُوا۟
dengan mereka
بِهِم
dari
مِّنْ
belakang mereka
خَلْفِهِمْ
bahwa tidak
أَلَّا
merasa khawatir
خَوْفٌ
atas mereka
عَلَيْهِمْ
dan tidak
وَلَا
mereka
هُمْ
(mereka) bersedih hati
يَحْزَنُونَ
﴿١٧٠﴾
|
﴾
Ali Imran:175
﴿
Sesungguhnya mereka itu tidak lain hanyalah syaitan yang menakut-nakuti (kamu) dengan kawan-kawannya (orang-orang musyrik Quraisy), karena itu janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku, jika kamu benar-benar orang yang beriman.
|
sesungguhnya hanyalah
إِنَّمَا
mereka itu
ذٰلِكُمُ
syaitan
الشَّيْطٰنُ
(ia) menakut-nakuti
يُخَوِّفُ
pengikut-pengikutnya
أَوْلِيَآءَهُۥ
maka janganlah
فَلَا
kamu takut kepada mereka
تَخَافُوهُمْ
dan takutlah kepadaKu
وَخَافُونِ
jika
إِن
kamu adalah
كُنتُم
orang-orang yang beriman
مُّؤْمِنِينَ
﴿١٧٥﴾
|
﴾
Ali Imran:174
﴿
Maka mereka kembali dengan nikmat dan karunia (yang besar) dari Allah, mereka tidak mendapat bencana apa-apa, mereka mengikuti keridhaan Allah. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.
|
maka mereka kembali
فَانقَلَبُوا۟
dengan nikmat
بِنِعْمَةٍ
dari
مِّنَ
Allah
اللَّـهِ
dan karunia
وَفَضْلٍ
tidak
لَّمْ
menyentuh mereka/mereka mendapat
يَمْسَسْهُمْ
keburukan (bencana)
سُوٓءٌ
dan mereka mengikuti
وَاتَّبَعُوا۟
keridhaan
رِضْوٰنَ
Allah
اللَّـهِ
ۗ
dan Allah
وَاللَّـهُ
mempunyai
ذُو
karunia
فَضْلٍ
besar
عَظِيمٍ
﴿١٧٤﴾
|
﴾
Ali Imran:173
﴿
(Yaitu) orang-orang (yang mentaati Allah dan Rasul) yang kepada mereka ada orang-orang yang mengatakan: Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka, maka perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab: Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung.
|
orang-orang yang
الَّذِينَ
mengatakan
قَالَ
kepada mereka
لَهُمُ
manusia/orang
النَّاسُ
sesungguhnya
إِنَّ
manusia
النَّاسَ
sungguh
قَدْ
mereka telah mengumpulkan
جَمَعُوا۟
untuk kamu
لَكُمْ
maka takutlah kepada mereka
فَاخْشَوْهُمْ
maka ia menambah mereka
فَزَادَهُمْ
keimanan
إِيمٰنًا
dan mereka berkata/menjawab
وَقَالُوا۟
cukuplah kami
حَسْبُنَا
Allah
اللَّـهُ
dan sebaik-baik
وَنِعْمَ
pelindung
الْوَكِيلُ
﴿١٧٣﴾
|
﴾
Ali Imran:172
﴿
(Yaitu) orang-orang yang mentaati perintah Allah dan Rasul-Nya sesudah mereka mendapat luka (dalam peperangan Uhud). Bagi orang-orang yang berbuat kebaikan diantara mereka dan yang bertakwa ada pahala yang besar.
|
orang-orang yang
الَّذِينَ
(mereka) memperkenankan/mentaati
اسْتَجَابُوا۟
kepada Allah
لِلَّـهِ
dan Rasul
وَالرَّسُولِ
dari
مِنۢ
setelah
بَعْدِ
apa
مَآ
menimpa mereka
أَصَابَهُمُ
luka
الْقَرْحُ
ۚ
bagi orang-orang yang
لِلَّذِينَ
(mereka) berbuat baik
أَحْسَنُوا۟
dari/diantara mereka
مِنْهُمْ
dan mereka bertakwa
وَاتَّقَوْا۟
pahala
أَجْرٌ
yang besar
عَظِيمٌ
﴿١٧٢﴾
|
﴾
Ali Imran:171
﴿
Mereka bergirang hati dengan nikmat dan karunia yang yang besar dari Allah, dan bahwa Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang beriman.
|
۞
mereka bergembira
يَسْتَبْشِرُونَ
dengan nikmat
بِنِعْمَةٍ
dari
مِّنَ
Allah
اللَّـهِ
dan karunia
وَفَضْلٍ
dan bahwasanya
وَأَنَّ
Allah
اللَّـهَ
tidak
لَا
menyia-nyiakan
يُضِيعُ
pahala
أَجْرَ
orang-orang yang beriman
الْمُؤْمِنِينَ
﴿١٧١﴾
|
﴾
Ali Imran:167
﴿
Dan supaya Allah mengetahui siapa orang-orang yang munafik. Kepada mereka dikatakan: Marilah berperang di jalan Allah atau pertahankanlah (dirimu). Mereka berkata: Sekiranya kami mengetahui akan terjadi peperangan, tentulah kami mengikuti kamu. Mereka pada hari itu lebih dekat kepada kekafiran dari pada keimanan. Mereka mengatakan dengan mulutnya apa yang tidak terkandung dalam hatinya. Dan Allah lebih mengetahui dalam hatinya. Dan Allah lebih mengetahui apa yang mereka sembunyikan.
|
dan karena (Allah) hendak mengetahui
وَلِيَعْلَمَ
orang-orang yang
الَّذِينَ
(mereka) munafik
نَافَقُوا۟
ۚ
dan dikatakan
وَقِيلَ
kepada mereka
لَهُمْ
marilah
تَعَالَوْا۟
berperang
قٰتِلُوا۟
di
فِى
jalan
سَبِيلِ
Allah
اللَّـهِ
atau
أَوِ
pertahankanlah dirimu
ادْفَعُوا۟
ۖ
mereka berkata
قَالُوا۟
sekiranya
لَوْ
kami mengetahui
نَعْلَمُ
peperangan
قِتَالًا
tentu kami mengikuti kamu
لَّاتَّبَعْنٰكُمْ
ۗ
mereka
هُمْ
bagi/kepada kekafiran
لِلْكُفْرِ
pada hari itu
يَوْمَئِذٍ
lebih dekat
أَقْرَبُ
dari/diantara mereka
مِنْهُمْ
bagi/daripada iman
لِلْإِيمٰنِ
ۚ
mereka mengatakan
يَقُولُونَ
dengan mulut mereka
بِأَفْوٰهِهِم
tidak
مَّا
ada (terkandung)
لَيْسَ
dalam
فِى
hati mereka
قُلُوبِهِمْ
ۗ
dan Allah
وَاللَّـهُ
lebih mengetahui
أَعْلَمُ
dengan/terhadap apa
بِمَا
mereka sembunyikan
يَكْتُمُونَ
﴿١٦٧﴾
|
﴾
Ali Imran:165
﴿
Dan mengapa ketika kamu ditimpa musibah (pada peperangan Uhud), padahal kamu telah menimpakan kekalahan dua kali lipat kepada musuh-musuhmu (pada peperangan Badar), kamu berkata: Darimana datangnya (kekalahan) ini? Katakanlah: Itu dari (kesalahan) dirimu sendiri. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
|
dan mengapa ketika
أَوَلَمَّآ
menimpa kepadamu
أَصٰبَتْكُم
musibah (kekalahan)
مُّصِيبَةٌ
sungguh/padahal
قَدْ
kamu telah menimpakan
أَصَبْتُم
dua kali serupanya (musibah)
مِّثْلَيْهَا
kamu berkata
قُلْتُمْ
bagaimana
أَنَّىٰ
ini
هٰذَا
ۖ
katakanlah
قُلْ
dia
هُوَ
dari
مِنْ
sisi
عِندِ
dirimu sendiri
أَنفُسِكُمْ
ۗ
sesungguhnya
إِنَّ
Allah
اللَّـهَ
atas/terhadap
عَلَىٰ
segala
كُلِّ
sesuatu
شَىْءٍ
Maha Kuasa
قَدِيرٌ
﴿١٦٥﴾
|
﴾
Ali Imran:166
﴿
Dan apa yang menimpa kamu pada hari bertemunya dua pasukan, maka (kekalahan) itu adalah dengan izin (takdir) Allah, dan agar Allah mengetahui siapa orang-orang yang beriman.
|
dan apa
وَمَآ
menimpa kamu
أَصٰبَكُمْ
pada hari
يَوْمَ
bertemu
الْتَقَى
dua golongan/pasukan
الْجَمْعَانِ
maka dengan izin
فَبِإِذْنِ
Allah
اللَّـهِ
dan karena Dia hendak mengetahui
وَلِيَعْلَمَ
orang-orang yang beriman
الْمُؤْمِنِينَ
﴿١٦٦﴾
|